Berita Utama

Tidak Perlu Bereaksi Berlebihan Terhadap Kedatangan Presiden Obama

Jakarata: Tidak perlu bereaksi berlebihan terhadap rencana kedatangan Presiden AS Barack Obama. Sebagai tamu, apalagi pernah tinggal di Indonesia, Obama harus dihormati. Pernyataan tersebut disampaikan Jubir Presiden, Julian Aldrin Pasha dan Ketua Presidium ICMI Azyumardi Azra, di Kantor Presiden, Kamis (17/3) siang.

Julian mengatakan, Presiden SBY mengimbau agar saat kunjungan Presiden Obama ke Indonesia nanti tidak terjadi hal-hal yang kontraproduktif. ”Kalau memang ada rencana untuk demo, hendaknya itu tidak dilakukan secara berlebihan dan terlalu ekstrim sehingga memberikan kesan yang tidak baik kepada masyarakat dan budaya Indonesia,” kata Julian. Obama, lanjut Julian, memiliki kedekatan personal dengan Indonesia.

Sementara itu, Azyumardi Azra menjelaskan pandangan ICMI mengenai kedatangan Obama ke Indonesia. “Harus menghormati tamu, tentu yang diajarkan ajaran Islam itulah adab dan akhlak Islam. Jadi siapapun tamu yang datang baik-baik, kita sambut baik-baik dan ICMI juga menekankan menghadapi tamu dan juga lainnya harus dimulai dengan pikiran yang bersih yang jernih, prasangka yang baik," ujar Azyumardi dalam sesi tanya-jawab, usai diterima Presiden SBY.

Presiden SBY, lanjut Azyumardi, menjelaskan tentang tidak adanya tekanan Amerika kepada Indonesia. "Bahwa Indonesia itu tidak ditekan apa-apa oleh Amerika dan ini memang adalah dalam rangka memperkuat hubungan yang sangat baik antara Indonesia dengan Amerika. Indonesia tidak tergantung pada Amerika dalam bidang politik, ekonomi, militer, dan lain sebagainya seperti negara-negara tertentu di berbagai belahan dunia ini yang tergantung pada Amerika,” kata guru besar UIN Syarif Hidayatullah itu.

Presiden Obama dijadwalkan melakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia pada 23-25 Maret. Selain melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden SBY di Istana Merdeka, Jakarta, Obama juga direncanakan mengunjungi Bali. Obama punya ayah tiri orang Indonesia dan pernah tinggal serta sekolah di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. (dit)

 

Link Terkait: