Berita Utama

Melayat Yohana Sunarti Nasution

Presiden SBY: Ibu Nas Tokoh yang Patut Kita Teladani

Presiden SBY shalat di depan jenazah almarhumah Ibu Nas di Teuku Umar 11, Menteng, hari Minggu (21/3). (foto: anung/presidensby.info)
Presiden SBY shalat di depan jenazah almarhumah Ibu Nas di Teuku Umar 11, Menteng, hari Minggu (21/3). (foto: anung/presidensby.info)
Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Ani melayat istri Jenderal Besar Punawirawan Abdul Haris Nasution, Yohana Sunarti Nasution, di Museum Nasional Jenderal Besar A.H. Nasution, jl. Teuku Umar 11, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (21/3). SBY dan Ibu Ani tiba lebih kurang pukul 10.30 WIB.

Atas nama negara dan pemerintah, Presiden SBY mengucapkan bela sungkawa atas wafatnya Ibu Nas. “Hari ini kita semua berduka karena Ibu Nasution yang sama-sama kita hormati dan sayangi telah berpulang ke rahmatullah. Mari kita berdoa semoga almarhumah diterima di sisi Allah SWT sesuai dengan amal bakti almarhumah semasa hidupnya,” kata SBY.

“Almarhumah amat setia mendampingi tokoh besar Bapak A.H. Nasution, bapak TNI, bapak pecinta kebenaran dan keadilan, dan negarawan yang punya andil besar dalam kehidupan negara yang sama-sama kita cintai. Bangsa Indonesia menganggap Pak Nas maupun Ibu Nas sebagai tokoh yang patut kita teladani,” SBY menerangkan.

Bersama dengan para pelayat yang lain, Presiden SBY sempat melakukan shalat jenazah. Sebelumnya, Wapres Boediono juga datang melayat. Nampak hadir, antara lain, Ketua MPR Taufik Kiemas, Mensesneg Sudi Silalahi, dan Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo.

Yohana Sunarti meninggal dunia pada usia 87 tahun di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Subroto pada Minggu (21/3) dini hari akibat penyakit paru-paru yang sudah lama dideritanya. Rencananya almarhumah akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, di sebelah makam suaminya. Presiden SBY dan Ibu Ani berada di rumah duka selama lebih kurang 30 menit. (yun)