Berita Utama

Presiden Ajak Masyarakat Mewujudkan Good Society

Presiden SBY saat menyampaikan sambutan peringatan Hari Lansia Nasional di Istana Negara, Rabu (9/6) pagi. (foto: haryanto/presidensby.info)
Presiden SBY saat menyampaikan sambutan peringatan Hari Lansia Nasional di Istana Negara, Rabu (9/6) pagi. (foto: haryanto/presidensby.info)
Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk mewujudkan good society. Ciri masyarakat yang baik itu adalah mengerti nilai dan norma-norma yang berlaku di dalam masyarakat tersebut. Presiden mengatakan hal ini dalam bagian lain sambutannya pada Puncak Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) 2010 di Istana Negara, Rabu (9/6) pagi.

Ciri kedua good society, lanjut Presiden, memiliki kesetiakawanan yang tinggi, yang kuat membantu yang lemah, yang maju membantu yang belum maju, dan yang kaya membantu yang miskin. "Bukan merdeka sendiri-sendiri, makmur sendiri-sendiri, tapi ada dalam kesetiakawanan dan ketenggangrasaan yang tinggi," Presiden menjelaskan.

Ciri ketiga yaitu hak dasar atau hak-hak asasi makin terpenuhi. Yang keempat, kehidupan masyarakat yang rukun, toleran, bersatu, tidak saling bermusuhan dan bertikai. Selanjutnya, manakaln ada konflik, dapat diselesaikan secara damai. "Bukan dengan bakar-membakar, serang-menyerang, tembak-menembak, seperti tragedi 10 tahun yang lalu," SBY menegaskan.

Untuk ciri yang keenam adalah terciptanya kehidupan yang tertib dan patuh terhadap aturan hukum. Demokrasi menjadi tolak ukurnya, dimana ada dua hal yang harus diperhatikan dan dipenuhi yaitu freedom atau kebebasan dan kepatuhan pada aturan hukum. "Kalau tidak ada kemerdekaan sama sekali, tapi meminta tertib, patuh hukum dan aturan, juga tidak sehat," SBY menambahkan.

Ketujuh, masyarakat yang aman, jauh dari budaya kekerasan dan tindak kejahatan. Selain itu, dalam kehidupan berpolitik, masyarakat yang baik harus dapat melaksanakan partisipasinya di dunia poltik dengan cara yang tepat, tidak dengan kekerasan dan pelanggaran hukum.

Selanjutnya, kesantunan sosial dan penghormatan kepada para sesepuh dan pendahulu juga masuk ke dalam ciri-ciri good society. "Bangsa yang civilized, yang berperadaban tinggi, yang berbudaya tinggi, menghormati pendahulu-pendahulunya, menghormati orang-orang tua, menghormnati orang-orang yang telah memimpin dan mengelola negeri ini di tahun-tahun yang lalu," SBY menegaskan.

Akhirnya, Presiden mengatakan jika semua ciri tersebut bisa hadir di tengah masyarakat Indonesia, maka siapapun akan tenteram dan tenang dalam menjalani kehidupan, termasuk kaum lanjut usia. "Saya harap bapak dan ibu dapat menjadi bagian untuk menghadirkan good society,” ujar Presiden SBY. (yun)

 

Link Terkait: