Berita Utama
Kamis, 17 Juni 2010, 21:42:27 WIB
SBY Ajak PKS Bangun Masyarakat yang Baik
Presiden SBY menyampaikan sambutan pembukaan Munas ke-2 PKS, di Hotel Rtiz Carlton, Jakarta, Kamis (17/6) malam. (foto: cahyo/presidensby.info)
“Kalau saya bicara kesejahteraan, saya bicara keadilan, rasanya seperti di rumah yang tepat malam ini,” kata Presiden SBY dalam sambutan pembukaan Musyawarah Nasional ke-2 Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Grand Ballroom Pacific Place, Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Kamis (17/6) malam. Ucapan ini langsung disambut tepuk tangan meriah oleh seluruh kader PKS yang hadir.
"Oleh karena itu, PKS harus berdiri di tempat yang paling depan memperjuangkan ekonomi untuk kesejahteraan dan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia,” Presiden menambahkan.
Presiden SBY kemudian mengajak kader PKS bersama-sama membangun masyarakat yang baik. Masyarakat yang baik adalah masyarakat berkarakteristik dan bercirikan saling menghormati dan menjalankan nilai serta norma agama dan pranata sosial. "Masyarakat yang religius dan masyarakat yang berkeadaban,” SBY menjelaskan ciri yang pertama.
Ciri kedua, masyarakat yang memiliki kesetiakawanan tinggi. “Yang kaya membantu yang miskin, yang maju membantu yang belum maju. Dengan demikian akan makin kokoh kebersamaan kita sebagai bangsa,” ujar Presiden.
Ciri ketiga, hak-hak dasar dan hak asasi terlindungi dan makin terpenuhi. “Syarat yang keempat, masyarakat yang rukun, toleran, dan juga bersatu,” jelas SBY.
Berikutnya, jika ada konflik, perbedaan, dan benturan mencari solusinya secara damai. Keenam, memilik kehidupan yang tertib dan patuh pada aturan hukum. Ketujuh, jauh dari kekerasan dan kejahatan.
“Yang kedelapan, partisipasi politik diharapkan dalam era reformasi ini, tetapi masyarakat yang baik dalam menjalankan hak-hak politiknya, dalam melakukan partisipasi politik dilaksanakan secara tepat, tidak dengan kekerasan, apalagi pelanggaran hukum dan aturan,” Kepala Negara menandaskan.
Dan yang terakhir adalah masyarakat yang berpengetahuan. "Sehingga kita bisa berpikir dan bertindak secara rasional,” kata SBY.
Pada awal sambutannya, Presiden SBY menyampaikan syarat untuk terwujudnya kesejahteraan, yakni bersatu dan bekerja keras. “Mari kita perkuat daya saing bangsa kita, kita perkokoh kemandirian kita, dan kita bangun watak dan peradaban bangsa yang unggul serta mulia,” kata Presiden SBY. (dit)



