Berita Utama
Jumat, 6 Agustus 2010, 18:41:38 WIB
SBY: Hentikan Perselisihan Antar Pengurus Olahraga
Presiden SBY memberikan sambutan dalam tatap muka dengan Atlet Prima di Pusdikpassus Batujajar, Bandung, Jumat (6/8) sore. (foto: rusman/presidensby.info)
Menghadapi Asian Games di Cina, SEA Games 2011 di Palembang dan Jakarta 2011, serta Olimpiade 2012 di London, para atlet harus mempersiapkan diri dengan baik dan berlatih keras. "Perhatikan faktor cuaca, faktor medan, dan segala sesuatu sebagai faktor lingkungan dimana saudara melaksanakan pertandingan kelak," ujar Presiden saat tatap muka dengan para atlet Prima (Program Indonesia Emas), Jumat (6/8) sore, di Pusdikpassus Batujajar, Bandung.
Syarat kedua, memiliki keterampilan atau skill yang tinggi, serta kemampuan fisik dan mental yang baik. "Bahkan saya harus mengatakan yang paling menentukan akhirnya adalah mental seseorang," Presiden menegaskan.
Selain itu, mengenali musuh dan diri sendiri. "Oleh karena itu, pandai-pandailah mengenal siapa lawan saudara, dan pandai-pandailah mengukur kemampuan kita untuk ditingkatkan," kata SBY.
Apabila menjadi tuan rumah, lanjut SBY, harus bisa memilih cabang olah raga yang menjadi kelebihan, meskipun tetap dibicarakan dengan peserta lain. "Urusan di luar atlet, tidak perlu dibebankan kepada atlet," kata SBY.
Kepala Negara juga menegaskan untuk menghentikan konflik dan perselisihan serta perbedaan yang terjadi di tubuh KONI di seluruh Indonesia. "Itulah yang menghambat perkembangan olah raga kita. Itulah yang mengecewakan rakyat kita. Itulah yang menyebabkan nama kita tidak berkibar di dunia," Kepala Negara menegaskan.
Kepada para pelatih, Presiden menekankan untuk tidak mengutamakan egonya masing-masing. "Saatnya bersatu mengutamakan kepentingan atlet, mengutamakan kepentingan bangsa dan negara di atas segalanya," Presiden menandaskan. (yun)



