Berita Utama
Jumat, 13 Agustus 2010, 18:30:51 WIB
Buka Puasa Bersama Para Veteran dan Perintis Kemerdekaan
Proses Perjuangan dan Diplomasi Sama Pentingnya
Presiden SBY memberikan sambutan pada acara buka puasa bersama para veteran dan perintis kemerdekaan di Istana Negara, Jumat (13/8) sore. (foto: cahyo/presidensby.info)
Kepala Negara juga menekankan bahwa kemerdekaan Indonesia ini bukan datang dari langit. "Bukan diberikan negara manapun tapi atas perjuangan masyarakat Indonesia dan rahmat Tuhan Yang Maha Kuasa," kata Presiden. "Sepatutnya kita semua tidak pernah tidak memperingati hari bersejarah itu," tambahnya.
Menurut SBY, terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya harus diberikan kepada para pendahulu bangsa. "Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawan dan para pendahulunya," ujar SBY. Selain itu, Presiden SBY juga mengingatkan bahwa dalam proses mencapai cita-cita bangsa yaitu bangsa yang berdaulat adil dan makmur, masih diperlukan banyak perjuangan dan harus berkesinambungan.
Oleh karena itu, apabila harus memilih antara proses perjuangan dan diplomasi, keduanya sama pentingnya. "Pertautan antara perjuangan dan diplomasi sama pentingnya, karena kedua hal itulah yang mengantarkan Indonesia menuju kemerdekaan," SBY menjelaskan.
Di akhir sambutannya, Kepala Negara mengingatkan jika ingin mengucapkan dalam satu kalimat tentang nilai besar apa yang telah diwariskan oleh pendahulu dan menjadi bagian tak terpisahkan adalah konsensus dasar yang menjadi pilar bangsa yaitu Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan, dan Bhineka Tunggal Ika. "Kita tidak boleh mundur dari keempat pilar itu," tandas SBY. (yun)



