Berita Utama

Presiden Gelar Open House Hanya di Istana Negara

Presiden SBY saat bersilaturahmi dengan pimpinan redaksi dan wartawan di Istana Negara, Rabu, (8/9) malam. (foto: abror/presidensby.info)
Presiden SBY saat bersilaturahmi dengan pimpinan redaksi dan wartawan di Istana Negara, Rabu, (8/9) malam. (foto: abror/presidensby.info)
Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Ani akan menggelar open house atau halal bihalal pada Hari Raya Idul Fitri tanggal 10 Oktober 2010 di Istana Negara. Pernyataan tersebut disampaikan Presiden SBY pada acara buka puasa bersama sekaligus silaturahmi dengan pimpinan redaksi dan wartawan yang bertugas di lingkungan Istana, Rabu (8/9) malam di Istana Negara.

“Berdasarkan pengalaman-pengalaman sebelumnya, akan saya bikin lebih efisien, lebih praktis dan tidak terlalu panjang antrian untuk saling berhalal bihalal,” ujar SBY. Presiden berharap berdiri selama tidak lebih dari 8 sampai 9 jam sudah cukup dan lebih manusiawi.

“Usia sudah 61 tahun, besok insya Allah. Dengan demikian bagus kalau 8 sampai 9 jam cukup lah satu hari,” kata Presiden sambil tersenyum. Sementara itu, bagi perangkat lembaga kepresidenan yaitu paspampres, setneg, seskab, sesmil, akan diberikan hari lain supaya tidak bertumpuk. Demikian pula dengan orpol, ormas, teman-teman seperjuangan akan disediakan hari lain juga. “Dengan demikian tanggal 10 nanti, khusus untuk sahabat-sahabat semua yang memang dijadwalkan untuk berhalal bihalal pada Idul Fitri nanti,” Presiden menambahkan.

Namun, untuk hari kedua yang biasanya masih ada open house di Cikeas, tidak akan dilakukan. “Hari kedua saya akan sungkem dan berhalal bihalal kepada ibunda saya dan juga ibu mertua saya. Dan kemudian keluarga sangat dekat,” SBY menjelaskan. “Ini untuk diketahui, supaya nanti tidak ada yang dengan tiba-tiba dengan rombongan pergi ke Cikeas, karena sudah saya sediakan satu hari penuh disini,” Kepala Negara menambahkan. Menurut Presiden, agar lebih manusiawi, halal bihalal atau open house di Istana Negara, insya Allah sebelum Maghrib sudah selesai.

Presiden tak lupa pula mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada semua pihak atas kepedulian dan bantuannya kepada saudara-saudara yang memerlukan termasuk kepada mereka yang menjalankan mudik lebaran. “Baik pada BUMN, swasta, partai politik, organisasi massa, perseorangan. Ada yang menyediakan bus, ada yang menyediakan pasar murah, bantuan ini bantuan itu. Saya sungguh mengucapkan terima kasih karena setahun sekali saudara-saudara ingin merayakan hari rayanya, bertemu dengan keluarga, membawa ekonomi ke daerah-daerah,” ujar SBY.

Di akhir keterangannya, Presiden SBY mengucapkan selamat Idul Fitri kepada para sesepuh dan wartawan senior serta seluruh wartawan. “Minal aidin wal faidzin, mohon maaf lahir batin. Dan semoga dengan idul fitri ini kita bisa masuk kepada lembaran baru untuk berbuat yang lebih baik kepada masyarakat, bangsa dan negara kita,” Presiden menandaskan. (yun)