Berita Utama

Menhan Purnomo

Peace Keeping Center Juga untuk Siaga Kekuatan

Menhan Purnomo Yusgiantoro ketika menyampaikan keterangan pers hasil rapat terbatas kabinet bidang polhukam, di Kantor Presiden, Kamis (2/2) sore. (foto: haryanto/presidensby.info)
Menhan Purnomo Yusgiantoro ketika menyampaikan keterangan pers hasil rapat terbatas kabinet bidang polhukam, di Kantor Presiden, Kamis (2/2) sore. (foto: haryanto/presidensby.info)
Jakarta: Kompleks Pusat Keamanan dan Perdamaian 'Santi Dharma' di kawasan Sentul, Bogor, Jawa Barat, mengalami perkembangan menjadi tujuh fungsi. Selain fungsi utama sebagai pusat pemeliharaan perdamaan dan keamanan, juga ada pusat siaga kekuatan (standby force) dan olahraga militer.

Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro menyampaikan hal ini di Kantor Presiden, usai rapat terbatas kabinet, Kamis (2/2) sore.

"Dengan adanya dinamika perubahan, center yang tadinya hanya untuk dua kegiatan, sekarang menjadi tujuh kegiatan. Maka kita laporkan langkah-langkah yang harus kita lakukan, terutama mengenai tata ruang, kemudian juga masalah pertanahannya juga berubah, lalu juga beberapa masalah koordinasi," Menhan Purnomo menjelaskan.

Menurut Purnomo, setidaknya akan ada lima lembaga kementerian terlibat atau akan terlibat dalam pembangunan kawasan Santi Dharma ini, sehingg koordinasi menjadi perihal penting. Beberapa lembaga yang terlibat, antara lain, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kemendikbud, dan Kementerian Pekerjaan Umum. Purnomo juga menegaskkan bahwa target penyelesaian kawasan ini tetap tahun 2014. (arc)

 

Link Terkait: