Berita Utama

Presiden Silaturahmi dengan 600 Pelaku Wisata TN Bromo

Presiden SBY dan Ibu Ani membagikan sembako kepada warga, usai dialog di Kaldera Bromo, Probolinggo, Jatim, Sabtu (4/5) sore. (foto: abror/presidenri.go.id)
Presiden SBY dan Ibu Ani membagikan sembako kepada warga, usai dialog di Kaldera Bromo, Probolinggo, Jatim, Sabtu (4/5) sore. (foto: abror/presidenri.go.id)
Probolinggo, Jawa Timur: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, didampingi Ibu Negara Hj Ani Bambang Yudhoyono, bersilaturahmi sekaligus berdialog dengan 600 pelaku wisata Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Silaturahmi dilaksanakan di Lautan Pasir, Gunung Bromo, Probolinggo, Jawa Timur, Sabtu (4/5) sore.

Presiden SBY bangga karena bisa kembali mengunjungi tempat indah dan penuh dengan nilai budaya dan sejarah ini. "Saya merasa bersyukur, bahagia, dan berbangga, untuk ketiga kalinya berkunjung kesini, setelah sebelumnya pada tahun 1969 dan 2000," kata SBY.

Di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru ini, bukan hanya sektor wisata yang bisa menjadi unggulan. Nilai-nilai budaya, nilai adat juga dijunjung tinggi oleh seluruh masyarakat. Masyarakat mampu hidup rukun dan damai. Digambarkan oleh Presiden SBY, walau ada batas Probolinggo dan Pasuruan, Lumajang dan Malang, namun tidak ada perselisihan. Ini sesuai dengan firman Allah SWT, agar kita rukun dan bersatu, tolong menolong, dan tidak boleh bermusuhan.

"Di era modern ini, banyak masyarakat, baik di dalam negeri ataupun luar negeri yang tidak pandai menjaga nilai agama, budaya, adat, dan tradisinya. Inilah yang menjadi keunggulan teman-teman pelaku wisata dan masyarakat di sini," Presiden SBY menambahkan.

Di bagian lain arahannya, Presiden SBY menyampaikan semua keunggulan dan kekhasan yang ada di kawasan wisata ini jika disatukan dengan keindahan alam pasti akan bagus dijadikan modal utama untuk mengembangkan sektor wisata. "Jika sektor wisata tambah maju, maka ekonomi akan tumbuh, dan hidup masyarakat pun semakin sejahtera," ujar Presiden.

Di akhir kegiatan, Presiden secara simbolis memberikan bantuan berupa sembilan bahan pokok (sembako) kepada keluarga yang masuk ke dalam daftar keluarrga sangat miskin di kawasan wisata ini. Supoyo (pemandu wisata), Misnayu (pedagangan kaki lima dan asongan), Sulasih ( pedangang souvenir), Suwitnyo (pengendara kuda), dan Urip (buruh tani) adalah mereka yang mewakili menerima paket sembako dari Presiden SBY.

Selain bersilaturahmi dan memberikan bantuan, Presiden dan Ibu Ani menuju ke lokasi penanaman pohon, yang terletak 100 m di belakang lokasi silaturahmi. Di sini, Presiden SBY dan Ibu Ani menanam spesies pohon yang sama yaitu Cemara Gunung (Casuarina junghuhniana).

Turut mendampingi Presiden SBY, Mensesneg Sudi Silalahi, Menteri Koperasi dan UKM Syarief Hasan, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu, Menhut Zulkilfi Hasan, Kapolri Jenderal Timur Pradopo, Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono, dan Gubernur Jatim Soekarwo. (yor)

twitter: @websitepresiden

 

Link Terkait: