Presiden Susilo Bambang Yudhoyono amat memahami perasaan dan keprihatinan masyarakat terkait insiden dengan Malaysia. Tapi penyelesaian masalah ini harus tepat. "Sebagai Kepala Negara dan Kepala Pemerintahan, saya juga merasakan apa yang dirasakan oleh rakyat Indonesia, saya sungguh mengerti keprihatinan, kepedulian, bahkan emosi yang saudara-saudara rasakan. Dan apa yang dilakukan oleh pemerintah sekarang dan ke depan ini, sesungguhnya juga cerminan dari keprihatinan kita semua," kata Presiden SBY dalam penjelasan soal insiden dengan Malaysia, di Mabes TNI Cilangkap, Rabu (1/9) malam.

Insiden penangkapan tiga petugas Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di perairan Pulau Bintan oleh patroli Malaysia harus diselesaikan dengan cepat, tepat, dan tegas. "Karena ini berkaitan dengan kepentingan nasional kita," kata Presiden SBY. Memelihara hubungan baik dengan negara tetangga sangat penting, ujar Presiden SBY. "Tapi kepentingan nasional, terlebih menyangkut keutuhan dan kedaulatan NKRI, tidak bisa diabaikan," SBY menambahkan.

Kendati ketiga petugas Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) telah lama kembali ke tanah air, pemerintah Indoneisa tetap meminta pengusutan terhadap perlakuan yang mereka terima selama ditahan di Malaysia.

Keterangan foto: Presiden SBY memberikan keterangan pers mengenai hubungan Indonesia-Malaysia di Mabes TNI, Cilangkap, Rabu (1/9) malam. (foto: abror/presidensby.info)