Arsip Kibar

« Februari 2012 »
M S S R K J S
   1234
567891011
12131415161718
19202122232425
26272829   

Kibar

Museum Manusia Purba Sangiran

Presiden SBY dan Ibu Ani mendengar penjelasan tentang Museum Manusia Purba Sangiran, di Kecamatan Kalijambe, Sragen, Jateng, Kamis (16/2) siang. (foto:haryanto/presidensby.info)
Presiden SBY dan Ibu Ani mendengar penjelasan tentang Museum Manusia Purba Sangiran, di Kecamatan Kalijambe, Sragen, Jateng, Kamis (16/2) siang. (foto:haryanto/presidensby.info)
Museum Manusia Purba Sangiran terletak di Desa Krikilan, Kecamatan Kalijambe, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Semua koleksi temuan fosil di Kawasan Cagar Budaya Sangiran yang mempunyai luas areal 56 km2, ditampung di museum ini. Menurut situs resmi Manusia Purba Sangiran, www.sangiran-sragen.com, museum ini dibangun pada tahun 1980 dan menempati areal seluas 16.675 m2.

Bangunannya bergaya joglo dan di dalamnya dibagi dalam beberapa bagian, antara lain ruang pamer yaitu ruang utama tempat koleksi dipamerkan, ruang laboratorium yaitu tempat dilakukannya proses konservasi terhadap fosil-fosil yang ditemukan, ruang pertemuan yaitu ruang yang digunakan untuk segala kegiatan yang diadakan di museum, perpustakaan yaitu ruang penyimpanan koleksi buku-buku, dan ruang penyimpanan yaitu ruang yang digunakan untuk menyimpan koleksi fosil-fosil.

Hingg saat ini, museum yang juga merupakan salah satu obyek wisata di kawasan ini, memiliki koleksi mencapai 13.806 buah. Karena keterbatasan tempat ruang pamer, koleksi benda-benda bersejarah tersebut diletakkan di dua ruang terpisah, yaitu di ruang pamer dan di dalam gudang penyimpanan. Meskipun sebagian besar koleksi tersebut diletakkan di gudang penyimpanan, namun perawatan berkala tetap dilakukan.

Menarik sekali mengamati sejarah purbakala melalui koleksi benda-benda temuan yang berumur jutaan tahun. Semua benda yang diletakkan di museum ini dikategorikan dalam beberapa kelompok seperti, cetakan fosil manusia, fosil hewan bertulang belakang, fosil tumbuhan laut, dan alat-alat batu.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sangat mengapresiasi keberadaan museum dan situs Manusia Purba Sangiran sebagai pusat studi untuk mengenal perkembangan peradaban dan evolusi manusia di masa lalu. "Ternyata negeri kita yang kita cintai ini juga menjadi bagian dari peradaban di masa silam," kata SBY saat meninjau Museum Manusia Purba Sangiran pada kesempatan rangkaian kunjungan kerjanya di Jawa Tengah, Kamis (16/2) siang.

Presiden kemudian menginstruksikan Mendikbud Muhammad Nuh, Gubernur Jateng Bibit Waluyo, dan Kepala Pengelola Museum Harry Widianto agar museum ini terus dikembangkan. "Saya ingin agar museum ini bisa dikembangkan lebih lanjut sehingga lebih lengkaplah kawasan Sangiran yang dulunya menjadi pusat peradaban yang maju dengan berbagai kehidupan di masa itu," Presiden menambahkan.

Selain itu, SBY juga memuji penataan yang bagus dari museum ini. "Saya harap dapat dikembangkan lebih lanjut lagi sehingga ini menjadi kebanggaan kita dan menjadi tujuan para turis," SBY menandaskan. (osa/yun)