<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
<channel>
  <title>Presiden Republik Indonesia DR. H. Susilo Bambang Yudhoyono - Berita Utama</title> 
  <link>http://www.presidensby.info/</link> 
  <description>Berita Utama  Presiden Republik Indonesia</description> 
  <language>id</language> 
  <copyright>Copyright 2006 Situs Web Presiden Republik Indonesia - Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono. All rights reserved.</copyright> 
  <pubDate></pubDate> 
  <lastBuildDate></lastBuildDate> 
  <docs>http://www.presidensby.info/index.php/layanan/rss/docs.html</docs> 
      <image>
	    <title>Presiden Republik Indonesia DR. H. Susilo Bambang Yudhoyono</title> 
	    <url>http://www.presidensby.info/images/header.jpg</url> 
	    <link>http://www.presidensby.info</link> 
	    <width>130</width> 
	    <height>31</height> 
	  </image>
<item>
<subtitle></subtitle>
<title>Presiden Lantik Pengurus Kwarnas Pramuka</title>
<link>http://www.presidensby.info/index.php/fokus/2009/11/20/4901.html</link>
<description>Presiden SBY  selaku Ketua Majelis Pembimbing Nasional hari Jumat (20/11) pagi melantik 93 orang Pengurus Kwarnas Gerakan Pramuka Masa Bakti 2008 - 2013, di halaman istana kepresidenan. Presiden berpesan untuk merevitalisasi Pramuka dengan mengadakan pelatihan-pelatihan yang metodologinya sudah dikembangkan.</description>
<category>Fokus</category>
<pubDate>Jumat, 20 November 2009, 11:00:25 WIB</pubDate>
</item>			


<item>
<subtitle></subtitle>
<title>Sidang Paripurna Juga Bahas Pemberantasan Mafia Hukum</title>
<link>http://www.presidensby.info/index.php/fokus/2009/11/19/4900.html</link>
<description>Presiden SBY  hari Kamis (19/11) siang memimpin sidang paripurna kabinet di kantor presiden dengan tiga agenda utama, yaitu pemberantasan mafia di bidang hukum, perkembangan keadaan dunia secara regional maupun global, dan posisi Indonesia pada konferensi PBB tentang perubahan iklim di Copenhagen.
</description>
<category>Fokus</category>
<pubDate>Kamis, 19 November 2009, 14:10:02 WIB</pubDate>
</item>			


<item>
<subtitle></subtitle>
<title>Presiden Prihatin dengan Rumor yang Cenderung Mengarah pada Pembunuhan Karakter</title>
<link>http://www.presidensby.info/index.php/fokus/2009/11/18/4899.html</link>
<description>Presiden SBY prihatin atas beredarnya rumor dan berita-berita menyangkut diri dan keluarganya, yang tidak jelas sumbernya dan mengarah pada pembuniuhan karakter atau character assasination. Hal ini katakan Presiden, Rabu (18/11) siang, di kantor presiden, saat memimpin rapat menjelaskan rekomendasi Tim 8.</description>
<category>Fokus</category>
<pubDate>Rabu, 18 November 2009, 15:58:27 WIB</pubDate>
</item>			


<item>
<subtitle></subtitle>
<title>SBY: Tindakan Presiden Harus Berlandaskan Hukum</title>
<link>http://www.presidensby.info/index.php/fokus/2009/11/18/4898.html</link>
<description>Pemerintah memang harus mengambil langkah cepat agar persoalan hukum pimpinan nonaktif KPK tidak berkepanjangan. Tapi segala sesuatu harus sesuai koriduornya. Ingat, langkah pemerintah, tindakan presiden, itu harus tetap berlandaskan pada konstitusi, kata Presiden SBY saat memimpin ratas membahas rekomendasi Tim 8 di Kantor Preisden, Rabu ( 18/11) siang.  
</description>
<category>Fokus</category>
<pubDate>Rabu, 18 November 2009, 15:38:05 WIB</pubDate>
</item>			


<item>
<subtitle>Ratas Bahas Rekomendasi Tim 8</subtitle>
<title>"Jangan Buru-buru Bilang Menerima atau Tidak Menerima"</title>
<link>http://www.presidensby.info/index.php/fokus/2009/11/18/4897.html</link>
<description>Presiden SBY, Rabu ( 18/11) siang, memimpin rapat trbatas  dengan agenda menjelaskan laporan dan rekomendasi Tim 8. Jangan buru-buru mengatakan  tidak menerima atau menerima semua rekomendasi itu. Mari kita telaah dengan jernih dan dengan sikap yang positif, kata SBY. 
</description>
<category>Fokus</category>
<pubDate>Rabu, 18 November 2009, 15:29:28 WIB</pubDate>
</item>			


<item>
<subtitle></subtitle>
<title>Menko Polhukam: Presiden Hargai Kerja Keras Tim Independen Verifikasi Fakta</title>
<link>http://www.presidensby.info/index.php/fokus/2009/11/17/4896.html</link>
<description>Presiden SBY menghargai kerja keras selama dua mingngu yang  dilakukan Tim Independen Verifikasi Fakta. Setelah menerima laporan dari tim ini, Presiden akan fokus untuk mempelajari isi laporan  lengkap setebal 31 halaman ini,  kata Menko Polhukam Djoko Suyanto, kepada wartawan hari Selasa (17/11) sore.</description>
<category>Fokus</category>
<pubDate>Selasa, 17 November 2009, 16:25:32 WIB</pubDate>
</item>			


<item>
<subtitle></subtitle>
<title>SBY Terima Tim Independen Verifikasi Fakta</title>
<link>http://www.presidensby.info/index.php/fokus/2009/11/17/4895.html</link>
<description>Presiden SBY  hari Selasa (17/11) siang menerima Tim Independen Verifikasi Fakta di kantor presiden. Tim ini akan menyampaikan laporan resminya kepada Presiden SBY. Tim ini terdiri Adnan Buyung Nasution, Koesparmono Irsan, Denny Indrayana Todung Mulya Lubis, Anies Baswedan, Hikmahanto Juwana, Komaruddin Hidayat dan Amir Syamsuddin.
</description>
<category>Fokus</category>
<pubDate>Selasa, 17 November 2009, 14:36:56 WIB</pubDate>
</item>			


<item>
<subtitle></subtitle>
<title>Kantor Pemerintah Diinstruksikan Hemat Listrik</title>
<link>http://www.presidensby.info/index.php/fokus/2009/11/17/4894.html</link>
<description>Presiden SBY  mengintruksikan  kepada seluruh jajaran instansi pemerintah, non pemerintah, dan kantor-kantor  pemerintahan untuk melakukan penghematan penggunaan listrik. Penghematan ini akan sangat berarti di saat-saat krisis listrik seperti yang terjadi sekarang ini, kata Mensesneg Sudi Silalahi, hari Selasa (17/11) siang.</description>
<category>Fokus</category>
<pubDate>Selasa, 17 November 2009, 12:30:54 WIB</pubDate>
</item>			


<item>
<subtitle></subtitle>
<title>Rapat Bahas Kurangnya Pasokan Listrik</title>
<link>http://www.presidensby.info/index.php/fokus/2009/11/17/4893.html</link>
<description>Presiden SBY hari  Selasa (17/11) pagi memimpin rapat terbatas untuk membahas masalah kekurangan pasokan listrik, di kantor kepresidenan. Kita sudah menetapkan bahwa listrik menjadi prioritas untuk pembangunan lima tahun mendatang, termasuk prioritas utama yang harus kita bereskan, kata Presiden SBY saat membuka  rapat terbatas. </description>
<category>Fokus</category>
<pubDate>Selasa, 17 November 2009, 12:17:27 WIB</pubDate>
</item>			


<item>
<subtitle></subtitle>
<title>Presiden Tiba di Halim Perdanakusuma</title>
<link>http://www.presidensby.info/index.php/fokus/2009/11/16/4892.html</link>
<description>Setelah melakukan kunjungan bilateral ke Malaysia dan menghadiri KTT APEC di Singapura, Presiden SBY, didampingi Ibu Negara, tiba kembali di tanah air, Senin (16/11) siang, melalui bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta. Di bandara, Presiden disambut Menko Polhukam Djoko Soeyanto, Menko Perekonomian Hatta Rajasa, dan Gubernur DKI  Jakarta Fauzi Bowo. </description>
<category>Fokus</category>
<pubDate>Senin, 16 November 2009, 13:00:07 WIB</pubDate>
</item>			


</channel>
</rss>
