Ruang Pers

Keterangan Pers Presiden

Keterangan Pers saat Melayat Almarhun KH. Idham Chalid

 

TRANSKRIPSI
KETERANGAN PERS PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
PADA SAAT
MELAYAT ALMARHUM KH. IDHAM CHALID
CIPETE, JAKARTA SELATAN
12 JULI 2010



Bapak H. Idham Chalid Almarhum yang sama-sama kita cintai, kita kehilangan salah satu putra terbaik bangsa. Oleh karena itu, marilah kita mendoakan almarhum, semoga almarhum diterima di sisi Allah SWT, sesuai dengan amal bakti beliau selama hidup di dunia. Kita mengenal beliau adalah tokoh besar dengan pemikiran yang besar, dengan jasa yang besar pula.

Di bidang pemerintahan, almarhum telah sangat aktif, bahkan ketika usia almarhum masih sangat muda waktu berada dalam jajaran pemerintah mendiang Presiden Soekarno sebagai Wakil Perdana Menteri kedua waktu itu. Kemudian pada saat terjadi pergantian pemerintahan, pada pemerintahan mendiang Presiden Soeharto kembali beliau memegang serangkaian jabatan pada tingkat menteri dan menteri senior.

Kemudian di bidang parlemen, beliau pernah memimpin parlemen kita, DPR/MPR dan bahkan juga setelah itu memimpin Pertimbangan Agung. Satu posisi di lembaga negara yang sangat mulia, yang sangat penting.

Di bidang pergerakan dan organisasi Islam, beliau adalah tokoh besar juga yang telah memimpin Nahdlatul Ulama dengan segala kepemimpinan, management, dan prakarsa-prakarsa beliau. Kita mengenang beliau pada saat penataan kehidupan politik di Indonesia, pada masa pemerintahan Presiden Soeharto. Beliau juga sebuah tokoh arsitek yang dengan kearifan yang luar biasa bisa ikut menata kehidupan partai-partai politik dan diterima dengan ikhlas oleh semua.

Terlalu banyak yang bisa kita ungkapkan apa yang telah dilakukan oleh almarhum, baik di bidang pemerintahan, di bidang kehidupan bernegara, di bidang memajukan umat Islam sampai dengan kegiatan politik yang penuh dengan amanah dan pikiran-pikiran yang aplikatif dan bisa diterima oleh semua pihak.

Oleh karena itu, atas nama negara dan pemerintah, dan selaku pribadi, sekali lagi, saya mengucapkan belasungkawa yang setinggi-tingginya kepada almarhum. Dan saya berharap keluarga besar tetap tabah dan tawakal menerima musibah dan cobaan ini dan semoga almarhum dapat hidup dengan tenang di sisi Allah SWT.

Itulah yang dapat saya sampaikan hadirin sekalian.

Sekian.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.


*****




Biro Pers dan Media
Rumah Tangga Kepresidenan