Pidato Presiden

Sambutan pada Acara Peninjauan TPI Pacitan

 

SAMBUTAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
PADA ACARA
PENINJAUAN TEMPAT PELELANGAN IKAN
PACITAN-JAWA TIMUR, 13 APRIL 2006



Assalammu’ alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
Selamat siang,
Salam Sejahtera untuk kita semua,

Saya mendapat laporan dari Menteri Kelautan dan Perikanan, Bapak Freddy Numberi sebelah kanan saya. Apa yang telah dapat dibangun di tempat ini, antara lain di sini ada, pompa bensin untuk solar dan premium. Kemudian Insya Allah dalam waktu yang tidak terlalu lama akan dibikin pabrik es, di sebelah kiri saya ini. Lantas ini akan ada bengkel. Ini akan dituntaskan pelataran ini, demikian yang ujung sana, dan nanti yang kanan. Dengan tujuan, tempat ini makin baik untuk para nelayan, untuk usaha nelayan.

Pemerintah, baik pemerintah pusat, pemerintah daerah makanya hadir Pak Gubernur, Pak Gubernur Jawa Timur juga hadir bersama saya, Pak Bupati, Menteri yang lain juga ada, Bapak Menko Kesra, juga ada beliau. Tujuannya adalah untuk terus-menerus meningkatkan kesejahteraan rakyat, misalnya perikanan, pendidikan, kesehatan, pertanian, perburuhan dan lain-lain. Pendek kata, sesuai dengan kemampuan negara secara bertahap, terus-menerus kita ingin meningkatkan semuanya itu. Oleh karena itu, saudara-saudaraku yang berprofesi sebagai nelayan, apa yang dilakukan ini tolong dapat digunakan sebaik-baiknya. Akan terus kita kembangkan, sehingga sekali lagi nanti tempat yang indah ini bukan hanya tempat untuk mencari ikan, tetapi juga bisa kita kembangkan untuk tempat wisata. Dengan demikian, mudah-mudahan Pacitan yang kita cintai makin ke depan makin maju.

Tadi saya juga meninjau saudara-saudara kita yang baru saja mendapatkan lapangan pekerjaan. Dimana tadi, daerahnya, daerah apa itu? Sidoarjo. Tadi pagi, saya ke Purwoasri melihat pendidikan, melihat kesehatan supaya saudara-saudara kita di kecamatan Kebon Agung juga makin baik kesejahteraannya.

Kemarin saya ke Arjosari, ke Tremas. Demikian juga ber-silaturrahim dengan saudara-saudara kita. Beberapa menteri ada yang ke Punung, Donorojo, ada ke tempat-tempat lain. Dan Alhamdulillah, saya bisa berkunjung ke tempat ini, melihat langsung pembangunannya dan mendengarkan langsung rencana pembangunan yang akan dilaksanakan di waktu yang akan datang. Bisa dimengerti bapak, ibu, saudara-saudara?

Harapan saya sekali lagi, marilah terus kita kembangkan usaha ini, harus makin aman tempat ini, kelengkapannya harus makin baik. Dengan demikian, diharapkan tangkapan ikan juga makin banyak, leres?

Koperasinya, masih wonten, koperasi nipun? Tasih ngge? Setunggal nope kaleh koperasi nipun? Setunggal toh? Baik, nanti saya akan tambahkan, bapak, untuk koperasi. Nah ini ada, beliau ada Menteri Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah. Koperasi harus kita hidupkan, leres? Usaha kecil, usaha menengah termasuk kelautan dan perikanan meniko. Saya akan memberikan bantuan untuk koperasi nelayan dan bisa digunakan sebaik-baiknya di sini, seratus juta, tolong diterima dengan baik nanti, diatur yang baik ya, karena kehidupan nelayan harus makin baik.

kagengan putra-putri toh. Nah, harus bisa sekolah. Insya allah sekarang makin kita tingkatkan menuju ke pendidikan gratis. Kemudian juga kesehatan, Puskesmas, berobat gratis. Mudah-mudahan semua itu bisa meningkatkan kesejahteraan rakyat. Baik, Bapak, Ibu sekalian, Pak Menteri Koperasi ingin menyampaikan sesuatu sedikit.
Silakan.

Menteri Koperasi
Terima kasih, Bapak Presiden,
Assalammu’ alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

Para nelayan yang saya hormati,
Koperasinya terus ditingkatkan. Kementerian koperasi juga punya program untuk pemberdayaan nelayan. Jadi, kami bersama-sama Menteri Kelautan dan Perikanan juga memperhatikan alat-alat tangkap, kapal, termasuk juga pabrik es. Dan ini bisa kita terus tingkatkan, agar para nelayan kita bisa lebih baik lagi di masa yang akan datang, penghasilannya meningkat, problem-problem keuangannya bisa diatasi. Demikian, Bapak Presiden.

Presiden Republik Indonesia
Siapa lagi? Bapak sudah bicara tadi? sudah. Baik, saya mohon doa restu saudara-saudara semua untuk terus melanjutkan tugas saya memimpin negara ini, termasuk memimpin Kabupaten Pacitan. Dengan harapan, Pacitan dan seluruh wilayah Indonesia makin ke depan makin maju. Setelah ini, saya harus kembali ke Madiun. Cuacanya sudah makin gelap, saya harus menggunakan helikopter dan kemudian nanti dari Madiun ke Jakarta. Saya kira itu yang dapat saya sampaikan, sekali lagi selamat berkarya, selamat bertugas, selamat bekerja. Tuhan beserta kita.
Wassalammualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.





Mercusuaripun, inggih, ingkang pundi Bapak? Meniko. Inggih. baik, ini Pak Menteri Kelautan akan memberitahu Menteri Perhubungan, meniko sangat penting, nggih. Beliau sudah mendengar semua, matur nuwun, matur nuwun sanget. Ini penting, ini. Sarannya baik dan kita perhatikan tadi untuk mercusuar dan nanti untuk kapal patroli. Matur nuwun Bapak, inggih.



*******




Biro Pers dan Media
Rumah Tangga Kepresidenan