Pidato Presiden

Sambutan Apel Siaga Mencegah Kebakaran Hutan

 

SAMBUTAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
PADA ACARA
APEL SIAGA POLISI HUTAN
DALAM RANGKA MENCEGAH KEBAKARAN HUTAN
STADION JAKABARING, PALEMBANG
17 JUNI 2006



Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Selamat pagi,
Salam sejahtera untuk kita semua,

Yang saya hormati para Tamu Undangan,
Peserta upacara yang saya cintai dan saya banggakan,

Atas berkenan Tuhan Yang Maha Kuasa Allah SWT, hari ini kita melaksanakan apel siaga pengendalian kebakaran hutan dan lading. Artinya apel siaga untuk mencegah dan menanggulangi kebakaran hutan dan ladang. Mengapa pencegahan dan penanggulangan ini penting? Pertama, kebakaran hutan dan ladang merusak tatanan hutan dan sekelilingnya, merusak flora dan fauna atau tumbuh-tumbuhan dan binatang, mengganggu kesehatan penduduk, karena asapnya mengudara, menggangu penerbangan. Makin besar kebakaran yang terjadi, makin besar masalah dan gangguan yang ditimbulkan.

Sementara itu bertahun-tahun asap yang terjadi di negeri kita, bukan hanya menggangu penduduk Indonesia tapi juga menggangu negara-negara tetangga kita. Sama, mengganggu kesehatannya, mengganggu penerbangannya dan akhirnya menggangu ekonominya. Ini tidak boleh dibiarkan terjadi terus-menerus, harus kita cegah, harus kita tanggulangi. Suatu saat, dengan upaya yang gigih, harus kita hentikan.

Oleh karena itu demi nama baik negara bangsa Indoensia, demi kehormatan kita, demi kehormatan kepada penduduk dan warga Indonesia sendiri, pada apel siaga hari ini saya mengeluarkan instruksi kepada para pejabat pemerintahan, temasuk para Gubernur, Bupati dan pimpinan instasi pemerintahan yang ada di daerah, sekaligus saya mengajak kepada masyarakat luas, pada perusahaan-perusahaan dan siapa saja, yang berada, beraktivitas dan berusaha di kawasan hutan dan ladang di negeri kita ini.

Pertama, kepada para pimpinan daerah, Gubernur, Bupati, Walikota dan jajarannya agar melaksanakan pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan ladang ini dengan sebaik-baiknya, mulai hari ini.

Kedua, laksanakan sosialisasi dan pendidikan kepada masyarakat luas agar tidak lalai dan tiadk melakukan pembakaran hutan dan ladang ini.

Yang ketiga, tekankan kepada para pimpinan perusahaan, sebagaimana tadi telah disampaikan oleh Menteri Kehutanan, untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang benar, bertanggung jawab, tidak menimbulkan kebakaran hutan. Ikrar yang telah disampaikan kita berharap dapat diwujudkan, ada cara yang baik dalam mengusahakan hutan dan perkebunan tanpa harus melakukan pembakaran-pembakaran.

Yang keempat, lakukan antisipasi dan langkah-langkah yang cepat manakala terjadi kasus-kasus kebakaran bukan karena kesalahan manusia, karena proses alam itu, lakukan respons yang cepat dan tepat sehingga kebakaran itu tidak melebar dan meluas kedaerah yang lain.

Yang kelima, gunakan sarana yang ada dan teknologi yang tepat guna, disamping peralatan yang telah kita miliki, disamping tenaga manusia yang tidak kalah pentingnya untuk digunakan dalam penanggulangan kebakaran hutan dan ladang ini.

Yang keenam, libatkan sema pihak terkait, termasuk TNI dan Polri, Pramuka lembaga-lembaga kepemudaan, temasuk lembaga-lembaga swadaya masyarakat, terutama yang peduli pada lingkungan.

Dan yang ketujuh, lakukan kerjasama sebaik-baiknya, kerjasama diantara pihak-pihak di Indonesia dan kerjasama antara pihak kita dengan pihak-pihak negara sahabat. Kita berterima kasih kita memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada negara-negara sahabat, dan lembaga-lembaga internasional yang telah membantu dan bekerjasama dengan kita dalam upaya penanggulangan kebakaran hutan dan ladang ini.

Tujuh Instruksi dan harapan serta ajakan saya ini, saya harap dapat dilaksanakan dengan baik. Apel siaga hari ini bukan puncak dari apa yang harus kita lakukan. Apel siaga hari ini justru awal. Mulai hari inilah kita melakukan langkah-langkah yang serius, yang intensif, melibatkan semua, di bawah kepemimpinan para pimpinan daerah. Saya menugasi tiga menteri untuk menjadi penjuru di dalam upaya penanggulangan kebakaran hutan dan ladang ini. Satu Menteri dalam Negeri, dua Menteri Kehutanan dan yang ketiga Menteri Lingkungan Hidup.

Saya berharap, semua pihak yang memiliki tanggung jawab besar untuk melaksanakan tugas yang tidak ringan ini, tetapi tugas yang mulia dan membawa nama baik bangsa kita, membawa manfaat bagi rakyat kita, saya harapkan dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Jangan sampai tidak berhasil.

Saya meletakkan upaya penyelamatan hutan dan ladang kita, lingkungan kita, upaya penyelamatan dan pencegahan serta penanggulangan kebakaran hutan dan ladang ini merupakan wujud dari kepemimpinan saudara-saudara dari daerah ini. Rakyat ingin, pemimpin-pemimpinnya menjalankan tugas dengan benar dan berhasil.

Demikianlah yang saya sampaikan dalam apel siaga pada hari ini. Saya mengucapkan terima kasih kepada Menteri Kehutanan dengan jajarannya yang telah menyelenggarakan apel ini dan telah melakukan berbagai aktifitas untuk menyukseskan upaya ini. Demikian juga kepada para Gubernur, Bupati dan masyarakat luas yang sekarang sudah melakukan langkah-langkah itu, lanjutkan dengan penuh tangung jawab dan dengan sebaik-baiknya.

Sekian.
Terima Kasih.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

* * * * *



Biro Pers dan Media
Rumah tangga Kepresidenan