Pidato Presiden
Sambutan Acara Lomba Cipta Seni Anak-anak Nasional
TRANSKRIPSI
SAMBUTAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
PADA ACARA
LOMBA CIPTA SENI ANAK-ANAK TINGKAT NASIONAL
DI ISTANA BOGOR, JAWA BARAT
1 AGUSTUS 2009
Bismillahirrahmanirrahim,
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
Salam sejahtera untuk kita semua,
Yang saya hormati para Menteri Kabinet Indonesia Bersatu,
Saudara Gubernur Jawa Barat,
Wakil Gubernur DKI Jakarta,
Para tamu undangan yang saya hormati,
Para pimpinan dan anggota Dewan Juri yang saya muliakan,
Para pembimbing dan para orangtua,
Anak-anakku sekalian, siswa-siswi SD dan SMP, atau yang sederajat dari seluruh tanah air yang saya cintai dan saya banggakan,
Alhamdulillah, hari ini kita bersama-sama berada di Istana Bogor untuk kembali mengikuti acara yang sangat penting, yaitu Lomba Cipta Seni, sebagaimana disampaikan oleh Saudara Menteri Kebudayaan dan Pariwisata tadi, tahun ini ada lomba cipta puisi, lomba lukis, dan lomba cipta lagu.
Saya ingin bertanya kepada anak-anak yang datang dari seluruh tanah air. Anak-anak senang datang ke Istana Bogor? Anak-anak ingin menjadi putra-putri yang berhasil nanti? Ingin menjadi anak-anak bangsa yang hebat dan sukses? Insya Allah dengan ridho Tuhan Yang Maha Kuasa, Anak-anak semua akan menjadi putra-putri bangsa yang berhasil di masa depan. Mengapa Anak-anak bisa menjadi putra-putri bangsa yang sukses? Anak-anak punya bakat yang hebat. Anak-anak sudah berprestasi sekarang. Kalau terus dipelihara, lebih tekun lagi, dikembangkan lagi, maka prestasi dan keberhasilan itu akan lebih meningkat lagi di waktu yang akan datang.
Saya mengucapkan terima kasih kepada semua yang telah bekerja keras, kepada para seniman, budayawan yang sangat kita hormati, para Dewan Juri yang juga telah mengemban tugasnya dengan baik, para pembimbing, para pembina, pengasuh, dan tentunya anak-anak semua, baik yang tadi maju ke depan maupun yang belum maju, semua adalah anak-anak Indonesia yang hebat dan berprestasi.
Baik, acara ini kita selenggarakan, Anak-anak tahu dalam rangka apa? Dalam rangka Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Yang keberapa? Baik, temanya adalah? Baik, bangsa Indonesia harus makin bersatu, terus bangkit, dan lebih maju. Anak-anak mau maju semuanya? Agar bisa maju, pertama-tama harus rukun dan bersatu. Mau rukun dan bersatu satu sama lain? Kalau sejak awal baik sama teman, hormat sama guru, hormat sama orang tua, hormat sama pemimpin, dan sekali lagi sayang-menyayangi, berarti rukun dan bersatu, insya Allah belajarnya akan berhasil. Dan kalau berhasil, belajarnya berhasil, pasti menjadi anak-anak yang maju.
Bangsa Indonesia harus menjadi bangsa yang maju di abad XXI. Agar maju, kita semua harus bersatu, bangkit, dan kemudian maju. Kalau kita terus mengembangkan seni dan budaya, sebagaimana tadi yang kita saksikan: melukis, mencipta puisi, mencipta lagu, maka dalam jiwa kita, jiwa anak-anak akan muncul beberapa nilai-nilai yang baik, karakter yang baik: kasih sayang; mencintai negerinya; tidak suka kekerasan; mencintai perdamaian; optimis; kalau mau sukses, harus berikhtiar; dan sejumlah nilai dan karakter yang baik. Itulah hakekat mengapa jiwa seni, estetika harus terus tumbuh-berkembang di negeri ini, dan harus mendapatkan penghargaan yang setinggi-tingginya. Itulah maknanya.
Dan di atas segalanya, kalau jiwanya sudah baik, karakternya baik, nilai-nilainya yang dianut baik, budi pekertinya baik, ditambah anak-anak kita, generasi muda kita menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, ditambah sehat jiwa dan raganya, ditambah diberikan kesempatan untuk berkarya, berkreasi, dan maju, maka Indonesia akan terus menjadi negara yang maju di abad XXI ini. Itulah tujuan utama dari apa yang kita lakukan, termasuk acara yang kita laksanakan setiap tahun, yaitu Lomba Cipta Seni yang diikuti oleh putra-putri berbakat kita, anak-anak yang berprestasi dari seluruh Indonesia. Itulah yang ingin saya sampaikan.
Saya berterima kasih kepada Menteri Kebudayaan dan Pariwisata, Menteri Pendidikan Nasional, dan apa yang telah menjadi karya cipta yang luar biasa tadi benar-benar dijadikan dokumen, dibukukan yang baik, dibagikan di perpustakaan-perpustakaan di seluruh tanah air, biar kita menjadi bangsa yang pandai memberikan apresiasi kepada siapapun yang berprestasi. Itulah maknanya.
Dan akhirnya, semoga Bapak-Ibu, Hadirin sekalian yang saya cintai dan saya muliakan, marilah kita menjadi contoh dalam membangun persatuan di negeri ini, memberi contoh bagaimana kita bangkit, bekerja keras, berjuang bersama untuk membangun hari esok yang lebih baik, Indonesia yang lebih aman dan lebih damai, Indonesia yang lebih adil, Indonesia yang lebih demokratis, dan Indonesia yang lebih sejahtera.
Demikianlah pesan dan harapan saya, dan semoga Tuhan Yang Maha Kuasa, Allah SWT, meridhoi niat dan cita-cita baik kita, memberi jalan bagi kemajuan bangsa dan negara yang kita cintai bersama. Sekian.
Bagi yang datang dari daerah-daerah di seluruh Indonesia, saya mengucapkan selamat jalan, selamat sampai di tempat tujuan, sampaikan salam saya kepada orang tua, anak-anak, kepada semua, semoga kita semua menjadi bagian dari kemajuan bangsa di waktu yang akan datang. Sekian.
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
*****
Biro Pers dan Media
Rumah Tangga Kepresidenan RI



