Pidato Presiden
Sambutan Peringatan Hari Pramuka ke-48
TRANSKRIPSI
SAMBUTAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
DR. SUSILO BAMBANG YUDHOYONO
PADA ACARA
PERINGATAN HARI PRAMUKA KE-48 TAHUN 2009
BUMI PERKEMAHAN CIBUBUR, JAKARTA
14 AGUSTUS 2009
Bismillahirrahmanirrahim,
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
Salam sejahtera untuk kita semua,
Para tamu undangan yang saya hormati, baik dari dalam maupun dari luar negeri,
Para pimpinan Kwartir Gerakan Pramuka, baik pusat maupun daerah yang saya cintai,
Para peserta upacara sekalian yang saya cintai dan saya banggakan,
Pada kesempatan yang bersejarah ini, marilah sekali lagi kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa, Allah SWT, karena kita semua dapat menghadiri Peringatan Hari Pramuka ke-48 tahun 2009. Atas nama negara dan pemerintah, saya mengucapkan selamat Hari Ulang Tahun yang ke-48 kepada Keluarga Besar Gerakan Pramuka di seluruh tanah air. Pengabdian Saudara telah tercatat abadi dalam sejarah perjuangan bangsa. Saya berharap dengan usianya yang ke-48 ini, Gerakan Pramuka bertambah berjaya dan lebih bisa meningkatkan baktinya kepada bangsa dan negara tercinta.
Pada kesempatan yang baik ini pula, saya ingin mengucapkan selamat kepada semua yang pada hari ini mendapatkan anugerah Tanda Penghargaan Lencana Pramuka, baik yang berprestasi dari putra-putri bangsa kita maupun para pimpinan gerakan kepanduan negara-negara sahabat. Kontribusi, prestasi, dan jasa Saudara juga tercatat oleh sejarah gerakan kepramukaan di Indonesia. Oleh karena itu dengan rasa hormat, saya ikut berbangga untuk menghaturkan Satya Lencana Gerakan Pramuka, saya ulangi Lencana Pramuka yang tadi telah kita saksikan bersama-sama.
Saudara-saudara,
Saya juga ingin mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Kwarnas Gerakan Pramuka atas segala prakarsa, kreativitas, dan kerja kerasnya yang ditunjukkan selama ini. Gerakan Pramuka kita, setelah kita melaksanakan revitalisasi gerakan Pramuka, kini semakin berkembang dengan baik. Tentu saja apa yang telah dilakukan oleh gerakan Pramuka ini di seluruh Indonesia dapat ikut serta meningkatkan karakter dan kepemimpinan bangsa, yang tentu saja menjadi kepedulian kita semua dan menjadi agenda penting dari Gerakan Pramuka yang kita jalankan selama ini di negeri tercinta.
Saudara-saudara,
Gerakan Pramuka tetap penting dan akan semakin penting di masa depan. Oleh karena itu, marilah dengan penuh tanggung jawab kita majukan bersama-sama, kita lakukan berbagai upaya untuk benar-benar memajukan Gerakan Pramuka di seluruh Indonesia. Saya ingin semua pihak ikut memberikan kontribusinya dan saya instruksikan kepada seluruh jajaran Pemerintah, para Menteri, para Gubernur, para Bupati, dan para Wali kota untuk terus membantu dan memfasilitasi kegitan Gerakan Pramuka di seluruh Indonesia. Bantu dengan semua sumber daya yang dimiliki, bukan hanya anggaran tetapi bantuan-bantuan yang lain, sehingga kegiatan Gerakan Pramuka di seluruh Indonesia akan terus berkembang di masa depan.
Hadirin yang saya hormati,
Keluarga Besar Gerakan Pramuka yang saya cintai,
Kita sedang memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-64. Tadi pagi di hadapan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, saya telah menyampaikan Pidato Kenegaraan berkaitan dengan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan kita di tahun 2009 ini. Tema yang saya angkat tadi adalah “Refleksi Kemerdekaan dan Perjalanan Bangsa Sejak 17 Agustus 1945 Sampai Hari Ini dan Terus Melihat ke Arah Masa Depan”. Saya menggarisbawahi dalam Pidato Kenegaraan tadi, perlunya kita semua sebagai bangsa yang besar untuk bersatu, bangkit, dan maju, menyongsong masa depan kita. Saya ulangi lagi, bersatu, bangkit, dan maju, membangun hari esok yang lebih baik.
Mengapa saya mengingatkan kita mesti bersatu? Hanya dengan persatuanlah, kita bisa mengatasi segala permasalahan dan tantangan yang dihadapi bangsa kita. Hanya dengan persatuanlah, kita bisa meningkatkan pembangunan bangsa dan akhirnya meningkatkan kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia. Satu tahun ini bangsa kita menyelenggarakan Pemilihan Umum, dalam Pemilihan Umum lazim ada jarak yang berbeda, di antara warga bangsa, karena memang demikianlah keniscayaan sebuah Pemilihan Umum dalam ruang demokrasi. Saatnya sekarang setelah Pemilihan Umum selesai kita segera bersatu kembali, lebih kompak, lebih erat untuk bersama-sama membangun bangsa dan negara kita.
Yang kedua, mengapa saya katakan kita harus bangkit? Ingat 10, 11 tahun yang lalu, Indonesia mengalami krisis, krisis yang besar bahkan banyak yang meramalkan, yang mencemaskan waktu itu negara kita akan jatuh, akan bubar, akan tercabik-cabik. Tuhan Maha Besar dan bangsa kita dengan keuletan, dengan kegigihan, sekali lagi dengan persatuan, kita bisa mengatasi keadaan dan negara kita tetap tegak berdiri dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote.
Sekarang dunia juga menghadapi krisis perekonomian global, tetapi bangsa kita tetap memiliki ketahanan yang tinggi, justru di sinilah, mulai sekaranglah saatnya dengan kita telah mengatasi krisis masa lalu, dengan kita pun bisa mengatasi dampak krisis global sekarang ini, saatnya dengan pengalaman dan pelajaran besar itu kita benar-benar bangkit di awal abad XXI ini untuk meningkatkan pembangunan bangsa menuju Indonesia yang lebih aman, lebih adil, lebih demokratis, dan lebih sejahtera. Dan di atas segalanya setelah kita bersatu, kita bangkit, insya Allah dengan ridho Tuhan Yang Maha Kuasa, Allah SWT, bangsa kita akan maju, akan menjadi negara yang maju bermartabat dan sejahtera di abad XXI ini. Mari kita jemput masa depan itu Saudara-saudara dengan penuh tanggung jawab.
Berkaitan dengan tema besar Hari Ulang Tahun Kemerdekaan kita tahun 2009 ini, saya mendukung tema yang diambil oleh Gerakan Pramuka yaitu “Tingkatkan Peran Gerakan Pramuka Dalam Membangun Karakter dan Kepemimpian Bangsa.” Ya, membangun karakter dan kepemimpinan bangsa untuk menjadi bangsa yang unggul dan maju. Karakter sangat penting, kepemimpinan juga penting, kita sering mendengarkan character building. Kita juga sering mendengar leadership development. Dua-duanya penting. Mengapa? Bangsa yang menang, bangsa yang unggul, bangsa yang berhasil haruslah memiliki karakater yang unggul pula. Karakter yang unggul ditentukan oleh kepribadian, oleh mental, oleh watak bangsa itu. Kalau bangsa kita tangguh, kokoh, ulet tidak mudah menyerah, memiliki semangat yang tinggi untuk maju, maka tidak ada masalah dan tantangan yang tidak bias kita atasi. Karakter bangsa yang unggul, juga bangsa yang rukun satu sama lain, saling sayang-menyayangi, bangsa kita majemuk.
Oleh karena itu, dengan kemajemukan itu justru kita harus lebih kompak, lebih rukun, lebih bersatu, sebagai salah satu karakter bangsa yang unggul dan bangsa unggul, bangsa yang berkarakter adalah terus memajukan dirinya, mencari terobosan, berinovasi, berkreasi, bekerja keras untuk mencapai cita-cita kita semua. Dan di atas segalanya karakter yang baik adalah bangsa yang cinta damai, bukan bangsa yang senang melakukan kekerasan. Di situlah yang ingin saya tekankan. Jangan senang melakukan kekerasan dan kejahatan di negeri ini, termasuk tindakan terorisme yang tidak berperikemanusiaan.
Menyelesaikan masalah secara damai, secara beradab, adalah akar dari peradaban, our great civilization. Marilah kita bangun dan saya ingin Gerakan Pramuka menjadi contoh, menjadi tauladan, bangun watak kalian sejak sekarang untuk menjadi putra-putri bangsa yang berkarakter unggul.
Yang kedua, kepemimpinan, leadership. Semua pemimpin: pemimpin bagi dirinya, pemimpin di tingkat rumah tangga, pemimpin pada tingkat RT/RW kampung, desa, dan kelurahan, pemimpin daerah, pemimpin masyarakat, pemimpin negara, semua adalah pemimpin. Pemimpin harus memberikan tauladan, pemimpin memberi contoh dan bekerja bersama-sama dengan yang dipimpin. Pemimpin memberikan motivasi bagi semuanya.
Saya ingin karakter seperti ini, sifat-sifat kepemimpinan ini sejak dini ditanamkan pada seluruh anggota Gerakan Pramuka. Kalau sejak dini putra-putri kita yang ikut Gerakan Pramuka memiliki karakter yang unggul, dilatih bagaimana memimpin yang lain, memiliki jiwa kepemimpinan yang baik, Insya Allah dengan ridho Tuhan Yang Maha Kuasa, adik-adik Pramuka kelak akan menjadi pemimpin-pemimpin bangsa, tokoh-tokoh masyarakat, putra-putri yang handal, yang akan membawa kemajuan dan kesejahteraan bagi kita semua.
Itulah yang ingin saya sampaikan. Jangan menyerah. Marilah kita berjuang dengan gigih, masa depan kita indah, cerah, mari kita sambut bersama-sama dengan persatuan, dengan kekompakan, dengan kepemimpinan dan kerja keras. Sekali lagi saatnya bagi bangsa kita, bangsa Indonesia untuk bersatu, bangkit dan maju.
Demikian Saudara-saudara, Dirgahayu Gerakan Pramuka Republik Indonesia. Sekian.
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
*****
Biro Pers dan Media
Rumah Tangga Kepresidenan RI



