Pidato Presiden
Sambutan pada Acara Doa dan Dzikir "Berdzikir Untuk Negeriku"
TRANSKRIPSI
SAMBUTAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
DALAM ACARA DOA DAN DZIKIR
“BERDZIKIR UNTUK NEGERIKU”
BAGI KEMASHALATAN BANGSA DAN NEGARA
TAMAN SILANG MONAS, 13 FEBRUARI 2010
Bismillahirrahmanirrahim,
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Alhamdulillahirabbil alamin wassalatu wassalamu ala Asrofil. Ambiyai wal mursalin sayyidina wamaulana muhammadin wa ala alihi washobihi ajmain ama ba’du.
Kaum Muslimin dan Muslimat,
Hadirin dan hadirat yang dimuliakan Allah SWT,
Alhamdulillah, meskipun pagi ini gerimis hujan datang dan semoga ini hujan barakah, menandakan bahwa Allah SWT meridhoi niat dan cita-cita baik kita dalam acara dzikir dan doa untuk negeri yang sama-sama kita cintai. Insya Allah sekali lagi, hujan ini adalah barakah dan anugerah dari Allah SWT.
Saya mengajak sekali lagi pada kesempatan pagi ini dalam suasana yang khusuk dan hikmat, kita bersatu dalam doa dan dzikir. Seraya memohon keridhoan Allah SWT sekali lagi, kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Besar, Allah SWT, atas rahmat dan ridho-Nya, kita semua masih diberikan kesempatan, kekuatan, dan semoga kesehatan untuk melanjutkan ibadah kita, karya kita, serta tugas dan pengabdian kita kepada umat, kepada masyarakat, serta kepada bangsa dan negara.
Marilah pula shalawat dan salam kita haturkan kepada junjungan kita Nabi Besar Muhammad SAW beserta keluarga, sahabat dan pengikut-pengikut Rasulullah, Insya Allah termasuk kita semua sampai akhir jaman.
Atas nama negara dan pemerintah dan selaku pribadi, saya mengucapkan terima kasih kepada hadirin dan hadirat, muslimin dan muslimat di seluruh tanah air yang turut berdoa dan berdzikir bersama dengan judul “Berdzikir Untuk Negeriku”. Dzikir dan doa adalah perbuatan yang mulia, Allah akan mendengarkan, meridhoi, dan Insya Allah mengabulkan permohonan yang baik untuk kebaikan dan masa depan bangsa dan negara kita. Kita berdzikir hari ini, tiada lain memohon pada Allah agar negara kita diberikan keselamatan, agar kita tetap memiliki persatuan dan agar bangsa ini terus maju ke depan menuju masa depan yang lebih baik.
Kita semua tentu saja ingin benar-benar menjadi manusia yang baik, ingin membangun masyarakat yang baik dan ingin menuju masa depan bangsa dan negara yang baik pula. Manusia yang baik adalah manusia yang beriman, yang berilmu, yang beramal. Masyarakat yang baik adalah masyarakat yang rukun bersatu, yang toleran, dan memilihara persaudaraan, yang santun, bertatakrama dan beretika, yang tertib, aman dan damai, jauh dari perilaku kekerasan, jauh dari perilaku fitnah, adu domba dan perpecahan, taat kepada pranata sosial dan pranata hukum, serta manakala kita memiliki kebebasan, kebebasan itu kita gunakan dengan tata krama, etika, dan tanggung jawab yang benar.
Itulah masyarakat yang hendak kita bangun dan kita tuju. Dan ke depan, kita ingin terus membangun bangsa yang baik dan maju, yaitu bangsa yang bermartabat, bangsa yang sejahtera, bangsa yang berperadaban unggul dan mulia.
Hadirin-hadirat yang saya muliakan,
Untuk mewujudkan masyarakat dan bangsa yang bermartabat, yang sejahtera dan yang maju itu, kita harus bersatu. Kita harus bekerja keras dan kita harus terus berdoa dan berdzikir kepada Allah SWT. Oleh karena itu, ke hadapan kaum muslimin dan muslimat, hadirin dan hadirat, baik yang hadir di Jakarta maupun yang ada di seluruh wilayah Indonesia, saya mengajak dengan menyerukan kepada semua rakyat Indonesia untuk terus berdoa dan bekerja. Tanpa memandang identitas, kita semua adalah bangsa Indonesia, apapun agamanya, apapun sukunya, apapun etnisnya, apapun asal daerahnya dan perbedaan-perbedaan yang lain, kita adalah bersatu, kita mesti bersatu sebagai umat hamba Tuhan.
Itulah yang ingin saya sampaikan Saudara-saudara. Mari kita bangun hari esok yang lebih baik dari hari sekarang. Mari kita kukuhkan ukhuwah Islamiyah dan ukhuwah wathoniyah untuk membangun negeri tercinta ini menuju yang kita cita-citakan bersama. Sekali lagi terima kasih Saudara-saudara, sampaikan salam saya kepada seluruh keluarga, marilah kita bangun negeri ini. Insya Allah dengan ridho Allah SWT negeri kita akan makin baik, makin maju, makin bermartabat, makin sejahtera, makin damai di masa depan.
Sekian.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
*****
Biro Pers dan Media
Rumah Tangga Kepresidenan



