Pidato Presiden

Sambutan pada Upacara Apel Penghormatan dan Renungan Suci

 

TRANSKRIPSI
SAMBUTAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
PADA UPACARA
APEL PENGHORMATAN DAN RENUNGAN SUCI
TAMAN MAKAM PAHLAWAN KALIBATA
17 AGUSTUS 2010



Apel Penghormatan dan renungan suci dalam rangka memperingati Hari Proklamasi Kemerdekaan ke-65 Republik Indonesia. Kami yang hadir hari ini, Selasa, tanggal 17 Agustus 2010, pukul 00:00. Pada upacara mengenang arwah dan jasad para pahlawan nusa dan bangsa yang telah bersemayam di taman makam ini sebanyak: TNI dan Polri 8.222 pahlawan, badan perjuangan 741 pahlawan, tokoh nasional 39 pahlawan, tidak dikenal 49 pahlawan. Jumlah 9.045 pahlawan.

Begitupun para pahlawan yang tidak dikenal nama dan tempatnya di kota-kota, di dusun-dusun, di lereng-lereng gunung, di lembah-lembah ngarai dan di dasar-dasar lautan. Kami menyatakan hormat yang sebesar-besarnya, atas keridhoan, keikhlasan, dan kesucian pengorbanan saudara-saudara dalam mengabdi kepada perjuangan demi kebahagiaan nusa dan bangsa.

Kami bersumpah dan berjanji, perjuangan saudara-saudara adalah perjuangan kami pula. Dan jalan pengabdian yang saudara tempuh adalah jalan kami juga. Kami berdoa semoga arwah saudara-saudara diterima oleh Tuhan Yang Maha Esa di tempat yang sebaik-baiknya.

Jakarta 17 Agustus 2010
Inspektur Upacara
Presiden Republik Indonesia, Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono