Pernak Pernik

Senin, 12 Juli 2010

Istana Bogor Open

 

Rusa-rusa di halaman Istana Bogor, salah satu pemandangan yang bisa dinikmati pengunjung Istana Bogor Open. (foto: istimewa) Istana Bogor mungkin adalah salah satu Istana kepresidenan yang paling indah. Tamannya yang berbatasan langusng dengan Kebun Raya Bogor, dipenuhi oleh ratusan menjangan yang hidup bebas tanpa kurungan. Dulu, Istana Bogor merupakan tempat peristirahatan favorit para Gubernur Jendral dan Petinggi VOC. Bagaimana tidak, hawanya yang sejuk dan jauh dari hingar-bingar Jakarta atau Batavia pada masa itu, lebih mendekati suasana di negeri belanda yang dingin. Oleh karena itu, pemerintahan Hindia-Belanda terus menambahkan bangunan dan ruang di kompleks Istana Bogor yang terus menambah keindahannya.

Bulan Juni lalu, masyarakat umum mendapatkan kesempatan untuk merasakan sendiri keindahaan Istana Bogor. Pihak Rumah Tangga Istana Bogor bekerja sama dengan Departemen Kebudayaan dan Pariwisata kota Bogor, membuka Istana Bogor agar dapat dikunjungi masyarakat luas. Tentunya, masyarakat tidak bisa begitu saja memasuki Istana, sebelumnya mereka harus mendaftarkan dulu diri mereka secara individu maupun rombongan, ke Dinas Budpar Bogor. Semuanya gratis, tidak dipungut biaya.

"Istana Bogor dibuka untuk umum dari tanggal 14 hingga 21 Juni lalu dan pendaftaran dimulai dari tanggal 7 hingga 12 Juni di kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata," kata Kepala Bidang Kebudayaan pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bogor, Syahlan Rasyidi. Dibukanya Istana Bogor atau yang dikenal dengan nama "Istana Bogor Open" kali ini, bukan pertama kalinya dilakukan. Tahun lalu, Istana Bogor juga pernah dibuka pada bulan Mei tahun 2009, tepatnya pada tanggal 18, 19, 20, 25, 26, 27, dan 28 Mei.

Dibukanya Istana Bogor kali inipun sama alasannya dengan tahun lalu yaitu sebagai rangkaian acara menyambut hari jadi kota Bogor yang jatuh pada tanggal 3 Juni. Peminatnya pun cukup banyak. Tahun lalu, selama 7 hari kerja Istana di buka, jumlah pengunjungnya mencapai 46 ribu orang yang berasal dari daerah Jabodetabek. Dalam melakukan kunjungan ini, para peserta harus mengikuti beberapa peraturan. Misalnya saja, para pengunjung akan diberangkatkan dari lapangan DPRD kota Bogor dan bukan langsung datang ke gerbang Istana. Para peserta juga tidak diperkenankan untuk membawa tas, kamera, atau makanan dan harus berpakaian rapih.

"Para pengujung dibawa berkeliling Istana Bogor selama kurang lebih 10 menit. Dibantu oleh pemandu dari Istana, para pengujung diajak mengenal sejarah yang terdapat di dalam istana," ujar Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bogor Artiana Yanar Anggraeni. Di dalam Istana sendiri banyak sekali ruang dan benda bersejarah yang patut dilihat. Beberapa yang menjadi tujuan dari kunjungan Istana Bogor Open ini adalah ruang rapat Bung Karno, cermin seribu rupa, dan koleksi keramik antik.

Antusiasme masyarakat akan program ini sangat tinggi, terbukti dengan banyaknya pengunjung yang mencapai angka 54 ribu orang. Bila anda tidak sempat mengunjungi Istana bulan Juni lalu, jangan lupa untuk mendaftar untuk ikut pada kunjungan tahun depan. (arc)

Foto: Rusa-rusa di halaman Istana Bogor, salah satu pemandangan yang bisa dinikmati pengunjung Istana Bogor Open. (foto: istimewa)

 

 

Redaksi | Syarat & Kondisi | Peta Situs | Kontak
© 2006 Situs Web Istana Kepresidenan Republik Indonesia
Hak Cipta dilindungi Undang-undang