Suatu senja, dalam kunjungan saya ke Merauke, rakyat dengan pakaian adat bernyanyi dan menari amat indahnya, untuk menyapa dan mengucapkan "Selamat Datang" kepada saya dan isteri. Selepas itu di wisma tempat saya menginap, saya menunaikan ibadah Sholat Maghrib seraya bersyukur ke hadirat Tuhan karena diberi kesempatan untuk ikut membangun tanah Papua. Dalam perasaan bathin seperti itu saya mengambil gitar yang ada di situ, dan terciptalah lagu ini, "Mentari Bersinar". Doa dan harapan saya tiada lain adalah agar tanah Papua dapat dibangun lebih baik lagi, emnuj masa depan yang lebih sejahtera.

 

 

Laut biru membentang luas, dibatas suburnya daratan
Menggenggam harapan, untuk masa depan
Tanahku yang indah permai

Di ujung timur mentari bersinar, seberkas harapan tanah Tuhan
Jangan biarkan, dan jangan siakan
Manisnya kehidupan di hadapan

reff:
Ayo kawan, langkahkan kaki
Tegar dan yakin diri, janji Tuhan kita wujudkan
Impian jadi kenyataan

Ho ho ho, ho ho ho ho ho
Ho ho ho, ho ho ho ho ho
Ho ho ho, ho ho ho ho ho
Impian jadi kenyataan

Merauke, 4 April 2006