Ratusan Mahasiswa Papua di AS Didorong untuk Menjadi Entrepreneur Milenial

Pemuda Papua diajak untuk menuangkan ide, inovasi, serta gagasan bisnis untuk dapat diterapkan di Papua dan seluruh Tanah Air Indonesia.

Dipublikasikan pada Sabtu, 21 Desember 2019 14:50 WIB
Diperbarui pada Rabu, 5 Februari 2020 08:53 WIB

Kurang lebih 200 mahasiswa dan mahasiswi Papua yang sedang menempuh studinya di Amerika Serikat, Kanada, dan Inggris mengikuti Konferensi Pemuda dan Ilmuwan Muda Papua Sedunia Pertama yang digelar di Los Angeles, Amerika Serikat.

Adapun konferensi ini diselenggarakan atas kerja sama Konjen RI dengan Ikatan Mahasiswa Papua (IMAPA) AS yang dinakhodai oleh Anies Labene dan IFPYS (International Forum of Papuan Youth and Scholars) yang diketuai oleh Dr. Rini Modouw.

Hadir dan membuka acara ini ialah Duta Besar RI untuk Amerika Serikat yang baru saja ditunjuk menjadi Wakil Menteri Luar Negeri RI Mahendra Siregar. Seusai berpidato, Mahendra yang didampingi oleh perwakilan dari Provinsi Papua dan Papua Barat serta pejabat dan undangan lainnya menabuh tifa dengan keras tanda bahwa acara telah dimulai secara resmi.

Dalam konferensi ini, tiga orang dari beberapa pembicara yang telah ditunjuk yaitu Staf Khusus Presiden RI Billy Mambrasar, Wakil Menteri PUPR Wempi Wetipo, serta Bupati Paniai Meki Nawipa memberikan sanjungan atas keberhasilan ratusan mahasiswa dan mahasiswa Papua ini dapat bertahan dalam menempuh studinya di negeri yang jauh dari Tanah Air.

Konferensi kali ini lebih diarahkan untuk mengajak anak-anak Papua yang hadir untuk menuangkan ide, inovasi, serta gagasan bisnis untuk dapat diterapkan di Papua dan seluruh Tanah Air Indonesia.

“Saya berharap akan banyak dari adik-adik ini setamat kuliah dari Amerika dan balik ke Papua akan ada yang menjadi entrepreneur seperti saya saat ini,” ujar Billy Mambrasar.

“Sudah jauh-jauh terbang lintas benua, maka pada saat selesai studi nanti saya harapkan tidak pulang untuk ikut tes PNS mengambil jatah dari teman-teman kalian yang kuliah di dalam negeri. Akan tetapi pulang jadilah entrepreneur yang dapat menciptakan lapangan kerja untuk orang lain seperti bidang-bidang yang Anda sedang tekuni saat ini,” ucap Meki Nawipa yang disambut tepukan meriah dari para hadirin.

Wakil Menteri PUPR, Wempi Wetipo, yang hadir sebagai orang tua untuk seluruh anak-anak yang hadir juga mendorong kreativitas dan inovasi sebagai kunci utama kesuksesan seseorang dalam berkarier dan berkarya.

Acara konferensi ini berlangsung di Hotel Sheraton, Los Angeles, dari tanggal 20 hingga 22 Desember 2019, yang akan ditutup dengan acara perayaan Natal bersama dari Ikatan Mahasiswa Papua di Amerika Serikat. Pada hari pertama, para peserta berhasil menciptakan inovasi-inovasi dan kreasi-kreasi yang diharapkan akan dapat menjadi unit-unit usaha baru untuk membantu percepatan pembangunan di Tanah Papua dan Indonesia.