Keterangan Pers Presiden Republik Indonesia Dilanjutkan Dialog Dengan Peserta Vaksinasi Seusai Peninjauan Vaksinasi Massal di Kabupaten Halmahera Utara

Rabu, 24 Maret 2021
Kantor Camat Kao, Kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara

Presiden RI:
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Selamat pagi,
Salam sejahtera bagi kita semuanya.

Hari ini saya datang ke Kecamatan Kao, di Kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara. Kenapa saya datang ke kecamatan ini? Saya ingin memastikan distribusi vaksin itu merata sampai ke pelosok, sampai ke daerah, yang sulit jangkauannya. Dan ini sudah dimulai hari ini, nanti setiap hari 100 orang, 100 orang, 100 orang, di Kecamatan Kao yang penduduknya kurang lebih 9.400 (orang) dan sudah dimulai untuk pelayan dan petugas publik dan juga petani dan pedagang pasar. Saya kira kalau semua daerah bisa menggerakkan seperti ini sampai di tempat-tempat terpencil, saya kira penyebaran Covid-19 dan laju penyebarannya bisa kita kurangi dan kita hentikan. Ya, saya rasa itu yang paling penting menurut saya, saya ingin mengecek bahwa pemerataan vaksin, distribusi vaksin itu sampai ke pelosok.

Saya rasa itu yang bisa saya sampaikan dan saya ingin…bicara sebentar dengan Pak…namanya Pak?

Peserta Vaksinasi Bapak Margius Unpatti:
Margius Unpatti. Margius Unpatti.

Presiden RI:
Panggilannya Pak…?

Peserta Vaksinasi Bapak Margius Unpatti:
Gius.

Presiden RI:
Pak Gius?

Peserta Vaksinasi Bapak Margius Unpatti:
Iya.

Presiden RI:
Iya. Ini…vaksin yang pertama, Pak Gius?

Peserta Vaksinasi Bapak Margius Unpatti:
Iya.

Presiden RI:
Tadi disuntik…sakit?

Peserta Vaksinasi Bapak Margius Unpatti:
Enggak.

Presiden RI:
Ndak?

Peserta Vaksinasi Bapak Margius Unpatti:
Iya, iya.

Presiden RI:
Kenapa mau divaksin? Disuntik vaksinasi?

Peserta Vaksinasi Bapak Margius Unpatti:
Supaya penyebaran Covid-19 itu tidak kena sama saya.

Presiden RI:
Oh, supaya penyebaran Covid-19 tidak kena ke Pak Gius?

Peserta Vaksinasi Bapak Margius Unpatti:
Iya.

Presiden RI:
Oke, nggih. Apa…pesan-pesan untuk…masyarakat yang lain apa, Pak Gius? Ada pesan?

Peserta Vaksinasi Bapak Margius Unpatti:
Pesan?

Presiden RI:
He’em, ada pesan apa?

Peserta Vaksinasi Bapak Margius Unpatti:
Ya, soal pesan-pesan ya…kalau boleh suruh masyarakat harus divaksin, ya.

Presiden RI:
Vaksin, ya. Nanti ini semuanya, semuanya akan divaksin. Tapi memang tahap demi tahap nanti sampai…insyallah sampai akhir tahun semuanya akan dilakukan, nggih. Sehat, ya?

Peserta Vaksinasi Bapak Margius Unpatti:
Sehat.

Presiden RI:
Oke, sehat, nggih.

Bapak? Nama?

Peserta Vaksinasi Bapak Rein:
Rein. Rein.

Presiden RI:
Pak Rein?

Peserta Vaksinasi Bapak Rein:
Ya, Pak.

Presiden RI:
Oke. Pekerjaan apa, Pak?

Peserta Vaksinasi Bapak Rein:
Pensiunan, Pak.

Presiden RI:
Pensiunan, berarti Bapak umur berapa sekarang?

Peserta Vaksinasi Bapak Rein:
62 tahun.

Presiden RI:
62 tahun…masuk grup lansia tapi disuntik tadi…merasa kesakitan, disuntik?

Peserta Vaksinasi Bapak Rein:
Sedikit sekali, Pak.

Presiden RI:
Sedikit?

Peserta Vaksinasi Bapak Rein:
Ya, sedikit.

Presiden RI:
Sakit tapi sedikit.

Peserta Vaksinasi Bapak Rein:
Ya, sedikit sekali.

Presiden RI:
Nanti paling dua hari, Pak Rein, apa…agak mengantuk sedikit tapi enggak apa-apa. Yang paling penting, setelah nanti Bapak disuntik…ini yang pertama, nanti dua minggu lagi disuntik yang kedua, paling dua hari mengantuk. Tapi setelah itu juga normal seperti biasa. Mengantuk sedikit saja, nggih. Bapak punya pesan untuk masyarakat yang lain?

Peserta Vaksinasi Bapak Rein:
Ya, ternyata program pemerintah ini sangat baik. Kami masyarakat mendukung dan untuk masyarakat yang lain, ini baik sekali sehingga kita memutuskan rantai penyebaran Covid-19 ini. Begitu, Pak.

Presiden RI:
Ya, dengan setelah disuntik, tadi Pak Rein menyampaikan, laju penyebaran Covid-19 bisa diputus. Ya, saya kira. Terima kasih. Sehat semuanya.

Peserta Vaksinasi Bapak Rein:
Ya. Sehat.

Presiden RI:
Saya tutup. Terima kasih.

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.