Keterangan Pers Presiden Republik Indonesia Seusai Meninjau Vaksinasi Massal SDM Kesehatan

Kamis, 4 Februari 2021
Istana Merdeka, Jakarta

Presiden RI:
Ya, meskipun di puskesmas-puskesmas, di rumah sakit di daerah-daerah juga sudah memulai vaksinasi tapi kita ingin mempercepat proses vaksinasi ini sehingga tadi, di Gelora (Bung Karno) Senayan, secara massal dimulai vaksinasi untuk tenaga kesehatan yang kita harapkan ini akan mempercepat dan tidak hanya di Gelora (Bung Karno) Senayan, nanti akan dilaksanakan di pasar-pasar, pendekatannya ke arah sana. Kemudian, ke pusat-pusat ekonomi dan jasa sehingga kecepatan ini akan kita peroleh. Karena sampai saat ini, jumlah yang sudah divaksin itu 700.266 (orang) dari total nakes (tenaga kesehatan) sebanyak 1,56 juta. Artinya baru kira-kira 45 persen. Inilah yang ingin kita kejar sehingga kita nanti bisa segera memulai yang di luar nakes. Dan kita harapkan ini, vaksinasi bisa dipercepat.

Wartawan:
Baik. Protokol kesehatannya sendiri Pak, ada imbauan enggak Pak?

Presiden RI:
Ya, tetap, tetap, bahwa dua hal yang penting dalam mengurangi, memotong laju penularan adalah…yang pertama yang sangat penting 3M: memakai masker, kemudian menjaga jarak, kemudian mencuci tangan, itu terus. Ini yang pertama yang sangat penting.

Yang kedua, laju penularan juga bisa kita potong, kita kurangi, dengan vaksinasi. Ya.