Keterangan Pers Presiden Republik Indonesia Usai Peninjauan Jalan Inpres Jalur Kerkap – Tanjung Agung Pali, Bengkulu

Jumat, 21 Juli 2023
Desa Gardu, Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu

Presiden RI:
Ini tentang jalan yang rusak khusus di Provinsi Bengkulu, memang yang jalan nasional yang belum mantap artinya masih rusak itu 10 persen. Jalan provinsi kira-kira 40 persen yang belum mantap. Jalan kabupaten juga sama 40 persen.

Ini yang di intervensi oleh pemerintah pusat lewat Kementerian PU. Dan kita harapkan dengan angka tepatnya ini, ini masih berjalan yang sekarang sudah clear itu 327 miliar untuk 8 ruas yang ada di Provinsi Bengkulu. Tetapi, nanti ini kita masih memproses lagi, kemungkinan akan tambah, ya. Karena tadi juga dari Pak Bupati, dari Pak Gubernur masih minta tambah karena masih ada ruas-ruas jalan yang perlu diperbaiki, ya.

Ini tidak hanya berlaku di Provinsi Bengkulu, semuanya sudah kita harapkan di 32 provinsi sudah berjalan di akhir Juli.

Wartawan:
Untuk memastikan bahwa semua infrastruktur ini berjalan di setiap kabupaten bagaimana Pak?

Presiden RI:
Ini saya kesini tuh ingin memastikan sudah dimulai, pertama. Nanti kontrolnya kan lewat BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan), cek, “Oh sudah mulai, sudah mulai berapa ruas” akan kelihatan, akan kehilatan.

Wartawan:
Pak, Inpres (Instruksi Presiden) ini kan sebagai trigger ya Pak ya. Untuk pemerintah daerah sendiri, untuk membangun daerah-daerah yang belum?

Presiden RI:
Sering saya sampaikan pada Bupati, Wali Kota, dan Gubernur untuk anggaran itu fokus, kerja itu fokus. Kalau jalannya belum bagus misalnya mau didahulukan ya sudah berikan anggaran yang berlebih untuk tahun pertama-kedua menyelesaikan infrastruktur. Nanti tahun ketiga-keempat selesaikan misalnya urusan ekonomi, pasar-pasar perbaiki, tahun berikutnya keempat-kelima-keenam mau pendidikan, selesaikan pendidikan. Pilihan-pilihan itu, enggak mungkin uang yang gak berlimpah itu kemudian semua dinas di beri, anggaran di bagi rata, hilang.

Wartawan:
Pak, ada ketakutan Pemda untuk menghabiskan anggarannya Pak.

Presiden RI:
Tugas Pemda itu merealisasikan anggaran kok takut, kalau enggak ambil apa-apa ngapain takut? Saya pernah jadi Wali Kota, pernah jadi Gubernur. Jadi asal tidak ngambil, enggak perlu takut tetapi kalau sudah ngambil, beda soal, ya.

Wartawan:
Terima kasih, Bapak Presiden.