Keterangan Pers Presiden Republik Indonesia Usai Peninjauan Waibu Agro Eduwisata

Jumat, 7 Juli 2023
Waibu Agro Eduwisata, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua

Presiden RI:
Ya, ini kan, kreativitas anak-anak muda di Papua ditampung, diedukasi di sini, diberikan pembelajaran, baik mengenai packaging, baik mengenai hidroponik, baik mengenai pemeliharaan ayam, peternakan ayam, baik juga mengenai perikanan, kemudian pembuat makanan ternak, makanan ikan, semuanya diadakan training (pelatihan) di sini tetapi yang paling penting saya ingatkan tadi, berangkatnya harus dari pasar. Pasar permintaannya apa, pasar demand-nya apa, kemudian baru dimulai ke produksinya. Kalau permintaannya telur, produksi ayam petelur. Permintaannya daging ayam, berarti (produksi) ayam pedaging. Berangkatnya memang harus dari pasar, berangkatnya harus dari demand market, ya.

Wartawan:
Harapannya untuk anak-anak muda Papua bagaimana, nih, Pak?

Presiden RI:
Ya, kita lihat. Nanti kita lihat, kalau ada training, ada PYCH (Papua Youth Creative Hub), ada hal-hal riil yang seperti dilakukan seperti ini, ya mestinya, pasar yang ada di Papua bisa dikuasai oleh anak-anak muda ke depan. Kemudian produk-produk unggulan, di-packaging, dikemas dengan baik, itu juga akan menjadi oleh-oleh yang baik bagi siapapun yang datang ke tanah Papua, ya, saya rasa itu.

Wartawan:
Bapak, izin, saya Putri Kurita dari Tribun Papua, Bapak. Saya ingin tahu, Bapak, selama dua periode kepemimpinan Bapak ini, bagaimana Bapak melihat Papua secara keseluruhan, Bapak, baik dari mungkin konfliknya dan banyak hal sampai sekarang ini?

Presiden RI:
Ndak, kita jangan (melihat yang negatifnya), selalu melihat yang positifnya. Kita harus selalu melihat yang positifnya. Anak-anak muda yang di industri kreatif, anak-anak muda yang kreatif seperti ini, harus dilihat positifnya, sekali lagi. Jangan melihat (yang negatifnya). Karena memang secara umum, 99 persen itu enggak ada masalah, begitu, lo. Jangan masalah yang kecil dibesar-besarkan, ya. Semua di tempat, di mana pun, di Papua kan, juga aman-aman saja. Kita karnaval juga aman, kita ke sini juga enggak ada masalah. Ya, kan? Kita malam makan di restoran juga enggak ada masalah. Jangan dikesankan justru yang dibesarkan yang negatif-negatif. Itu merugikan Papua sendiri, ya.

Wartawan:
Bapak, Bapak melihat dengan pemekaran provinsi ini bagaimana, Bapak? Pesan untuk masyarakat, Bapak?

Presiden RI:
Ya, akan, karena mengontrolnya, controlling, kontrol ke masyarakat lebih dekat, mestinya pelayanan akan lebih baik. Pembangunan juga akan lebih cepat, ya. Bayangan dulu. Ibu kotanya Provinsi Papua di Jayapura, yang di Merauke kalau ingin mendapatkan pelayanan dari provinsi, datang ke (Jayapura), jauh banget. Ya nanti ada, sekarang sudah dipisah di Merauke, di Papua Selatan, bisa ke Merauke, Boven Digul, mana lagi? Yang Papua Selatan, semuanya bisa dilayani diā€”empat kabupaten yang ada di Papua Selatan bisa dilayani di Merauke. Tidak usah ke Jayapura. Ini akan mempercepat pelayanan, mempercepat pembangunan, ya.