Keterangan Pers Presiden Republik Indonesia Usai Groundbreaking Revitalisasi Sekolah Dasar Negeri 020

Rabu, 1 November 2023
Kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur

Presiden RI:
Ya ini memang semakin banyak yang berbondong-bondong, utamanya investor dalam negeri. Yang lalu kita groundbreaking senilai Rp23 triliun, kemudian hari ini dan besok kira-kira Rp12 triliun. Kemudian, nanti Desember totalnya menjadi Rp45 triliun.

Saya kira kecepatannya sangat cepat sekali dan kalau kita lihat fasilitas-fasilitas yang diinginkan oleh masyarakat, warga Nusantara nantinya seperti rumah sakit sudah ada tiga (rumah sakit), kemudian sekolah sudah ada tadi kita juga peletakan batu pertama (SD Negeri 020), kemudian hotel – saya enggak tahu sudah berapa – mungkin empat atau lima, ”berapa?” – empat, sudah empat (hotel), mal sudah (ada) dua. Artinya, ini memang bergulirnya begitu sangat cepat.

Dan, saya harapkan Pak Ketua Otorita IKN bisa melayaninya juga dengan cepat karena swasta itu mintanya mesti juganya cepat, cepat, cepat, cepat.

Wartawan:
Total investasi yang sudah masuk berapa, Pak?

Presiden RI:
Tadi sudah saya sampaikan Rp45 triliun sampai Desember, yang riil ya.

Wartawan:
Yang masih akan masuk lagi Pak dari luar negeri mungkin?

Presiden RI:      
Ya ini kita memang ngerem di dalam negeri dulu yang menggerakkan. Tetapi kalau nanti sudah dalam zona-zona besar, misalnya (zona) financial center masuk – mungkin dari luar. Mungkin di zona kesehatan juga bisa masuk rumah sakit internasional, bisa dengan Undang-undang Kesehatan kita yang sekarang bisa. Kemudian, pendidikan juga, Universitas-universitas yang memiliki kualitas yang baik di dunia juga bisa masuk ke kawasan pendidikan yang sudah ada.

Dan, kita bekerja sama dengan Tony Blair Institute untuk urusan yang berkaitan dengan investasi pendidikan di Ibu Kota Nusantara.

Wartawan:
Pak, hari ini ada Pak RK (Ridwan Kamil) itu – tujuannya Pak Prabowo (dan) Pak RK hari ini apa, Pak?

Presiden RI:      
Pak RK itu adalah arsitek ternama yang memiliki desain-desain yang baik, yang kita tahu desainnya misalnya kayak Masjid di Jawa Barat, Masjid yang saya tahu di Padang, dan bangunan-bangunan monumen lainnya. Saya kira kami hanya ingin mengajak untuk mengoreksi kalau ada hal-hal yang kurang baik terutama yang berkaitan dengan arsitektur di Ibu Kota Nusantara.

Wartawan:
Sudah ada masukan, Pak, sejauh ini?

Presiden RI:      
Banyak, langsung tadi ke Pak Basuki, (ke) saya juga.

Wartawan:
Pak, Bapak tadi bilang bahwa ada lima SD lagi yang akan diperbaiki di sini, itu sekolah apa saja?

Presiden RI:
Ya selain SD Negeri 020 di Kecamatan Sepaku ini juga ada lima lagi yang dalam proses dikerjakan direnovasi oleh Kementerian PU agar kualitas pendidikannya yang baik, sarana-prasarana juga kita tingkatkan (dan) kita perbaiki, sehingga kualitasnya juga menjadi meningkat.

Wartawan:
Semuanya SD, Pak?

Presiden RI:      
Baru ini, satu ini SD Negeri 020 Sepaku plus lima (SD).

Wartawan:
Ini kan proyek jangka panjang menuju (tahun) 2045, gimana bisa memastikan …

Presiden RI:      
Ini hanya perkiraan saya (di) 15 – 20 tahun proyek Ibu Kota Nusantara. Jadi, negara manapun yang kira-kira ya 15 – 20 tahun.

Dan, ini kalau swasta sudah masuk artinya ini akan terus bergulir. Terutama, terutama, terutama nanti setelah yang namanya Tol Balikpapan – Nusantara. Kemudian, setelah selesai Airport Nusantara. Itu akan mempercepat proses investasi yang ada di Ibu Kota Negara Nusantara.

Wartawan:
Terima kasih, Pak.