Presiden Jokowi Serahkan Bantuan Pangan di Kabupaten Maros

Presiden juga menyebut bahwa bantuan pangan tersebut hanya ada di Indonesia. Meski kenaikan harga beras juga terjadi di negara lain, namun tidak ada bantuan serupa bagi masyarakatnya.

Dipublikasikan pada Kamis, 22 Februari 2024 16:15 WIB

Presiden Joko Widodo menyerahkan bantuan pangan cadangan beras pemerintah kepada keluarga penerima manfaat (KPM) di Gudang Bulog Batangase, Kabupaten Maros, Provinsi Sulawesi Selatan, pada Kamis, 22 Februari 2024. Dalam sambutannya, Kepala Negara menjelaskan bahwa bantuan tersebut sebagai salah satu upaya pemerintah dalam menghadapi kenaikan harga beras.

“Karena ada perubahan musim, ada el nino, dan itu dialami bukan hanya negara kita, tapi negara lain juga mengalami hal yang sama harga beras naik,” ujar Presiden.

Presiden juga menyebut bahwa bantuan pangan tersebut hanya ada di Indonesia. Meski kenaikan harga beras juga terjadi di negara lain, namun tidak ada bantuan serupa bagi masyarakatnya.

“Rakyat kita diberi 10 kilo setiap bulan. Bedanya itu, supaya bapak-ibu semuanya mengetahuinya harga beras di seluruh dunia naik,” ungkap Presiden.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden turut memastikan bahwa masyarakat yang hadir telah menerima bantuan pangan yang diberikan pemerintah. Presiden mengatakan bahwa bantuan tersebut akan dilanjutkan apabila APBN mencukupi.

“Januari, Februari, Maret, April, Mei, Juni, ibu-ibu dan bapak-bapak akan menerima 10 kilo, 10 kilo, 10 kilo, 10 kilo, 10 kilo, 10 kilo. Nanti setelah Juni, saya akan lihat lagi APBN kita, APBN-nya kalau cukup, tapi saya tidak janji lho,” tutur Presiden.

Turut mendampingi Presiden dalam kegiatan tersebut adalah Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Direktur Utama Perum Bulog Bayu Krisnamurthi, Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi, Pj. Gubernur Sulawesi Selatan Bahtiar Baharuddin, serta Bupati Maros H.A.S. Chaidir Syam.

(BPMI Setpres)